7 Negara yang Menteri Kesehatannya Bukan Dokter

610
Budi Gunawan Sadikin jadi Menkes. (Foto:Rachman Haryanto/detik.com)

Moslemtoday.com : Presiden Jokowi baru saja melakukan reshuffle Kabinet Indonesia Maju. Salah satu posisi yang digantikan adalah Menteri Kesehatan yang sebelumnya dijabat oleh dr Terawan Agus Putranto. Sebagai Menkes yang baru, Jokowi menunjuk Budi Gunadi Sadikin yang tak memiliki latar belakang medis sama sekali.

Selama ini, posisi Menteri Kesehatan di Indonesia didominasi kalangan dokter. Lalu apakah posisi Menkes harus bergelar dokter atau sarjana kesehatan? Nampaknya tidak selalu. Sebab beberapa Menkes di negara-negara ini juga tidak memiliki latar belakang medis atau seorang dokter.

1. Belanda

Posisi Menteri Kesehatan di Belanda saat ini dijabat oleh Hugo Mattheüs de Jonge. Ia menggantikan Bruno Bruins yang mengundurkan diri akibat kelelahan menangani pandemi COVID-19.

Hugo de Jonge bukanlah seorang dokter. Mengutip laman resmi pemeritah Belanda, ia belajar di Ichthus Hogeschool di Rotterdam untuk menjadi seorang guru di pendidikan dasar dan kemudian di Zwolle melanjutkan studi untuk manajemen sekolah di tahun 2004.

Sejak 2006, Hugo de Jonge bekerja di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan sebagai asisten politik. Pada 2008 ia juga pernah menjabat sebagai asisten politik Perdana Menteri Jan-Peter Balkenende di Kementerian Urusan Umum. Sejak 2008 ia bekerja sebagai pemimpin proyek dan manajer program di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan.

2. Amerika Serikat

Di Amerika Serikat, jabatan Menteri Kesehatan dan Pelayanan Kemanusiaan AS dipegang oleh Alex Azar yang dilantik oleh Presiden Donald Trump di tahun 2018.

Dikutip dari laman resmi pemerintah AS, Azar lulus dengan predikat summa cum laude dengan gelar sarjana di bidang ekonomi dan pemerintahan dari Dartmouth College dan memperoleh gelar sarjana hukum dari Universitas Yale.

3. Singapura

Gan Kim Young menjabat sebagai Menteri Kesehatan di Singapura sejak tahun 2011. Sebelum menjadi menkes, ia menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja Singapura.

Gan Kim Young juga bukan seorang dokter. Ia merupakan lulusan University of Cambridge Bachelor of Arts bidang Teknik Elektro.

4. Thailand

Menkes Thailand dijabat oleh Anutin Charnvirakul yang berlatar belakang pendidikan bidang teknik dari Universitas Hofstra pada tahun 1989.

Ia menduduki kursi menteri di Thai Ministry of Public Health’s Department of Health Service Support dari 2019 sampai sekarang.

5. Kanada

Patty Hajdu adalah Menkes Kanada yang menjabat dari tahun 2019.
Tak memiliki latar belakang medis, Hajdu justru seorang magister Bachelor of Arts dari Lakehead University dan Master di bidang Administrasi Publik dari University of Victoria.

Sebagai Menteri Kesehatan, Hajdu mengawasi Departemen Kesehatan Kanada dan Badan Kesehatan Masyarakat Kanada, badan-badan utama yang mengoordinasikan tanggapan pemerintah Kanada terhadap pandemi COVID-19 di Kanada.

6. Jerman

Jens Spahn merupakan Menkes Jerman dengan latar belakang politik. Ia menjabat sebagai Menkes sejak 2018. Spahn merupakan lulusan Ilmu Politik dan Hukum di University of Hagen.

Ia bahkan sempat magang sebagai bankir di Westdeutsche Landesbank (Bank State of German). Di sana, ia bekerja sambil berkuliah di jurusan Ilmu Politik dan Hukum.

7. Selandia Baru

Andrew James Little adalah Menkes Selandia Baru yang menggantikan David Clark yang mundur dari jabatannya di masa pandemi COVID-19. Ia merupakan lulusan hukum, filsafat dan kebijakan publik di Victoria University of Wellington.

Sebelumnya di tahun 2017, ia diangkat sebagai Menteri Kehakiman, Menteri Perjanjian Negosiasi Waitangi, dan Menteri Biro Keamanan Komunikasi Pemerintah serta Bandan Intelijen Keamanan Selandia Baru.

Sumber : Detikcom

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here