97% Air di Jalur Gaza Telah Tercemar

507

Moslemtoday.com : Para pakar air telah sepakat bahwa Jalur Gaza akan segera tidak memiliki air minum yang aman mengingat 97 persen air yang ada di wilayah tersebut telah tercemar dan menimbulkan kekhawatiran akan menyebarnya berbagai penyakit berbahaya.

Hal ini diketahui berdasarkan Survei yang dilakukan oleh Kantor Berita Palestina Al-Wafa yang dilakukan pada malam Hari Air se-Dunia, yang jatuh pada tanggal 22 Maret setiap tahun.

Lembaga Hak Asasi Manusia Al Mezan Centre telah melaporkan bahwa polusi di Jalur Gaza telah meningkat karena tingkat pencemaran air laut telah mencapai 73 persen. Jumlah kasus diare di antara anak-anak di bawah usia tiga tahun mencapai 80 persen dan menunjukkan bahwa air bersih telah terkontaminasi dan tidak aman untuk diminum.

Menurut laporan UNRWA edisi 178 mengatakan bahwa : “Sejak pemberlakuan blokade terhadap Gaza pada 2007, Gaza telah menderita krisis air”. Pada tahun 2016, majalah Time menulis sebuah artikel tentang krisis air di Jalur Gaza dengan judul : “Bom waktu kesehatan global yang terus berdetak”.

Sementara itu, pada tahun 2012 PBB sudah memperingatkan bahwa sekitar 90.000 meter kubik limbah telah terkepung di Jalur Gaza. Akibat limbah tersebut, hampir 97 persen air di Jalur Gaza tidak aman untuk penggunaan domestik. (DH/MTD)

Sumber : Middle East Monitor | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here