Abbas di PBB Serukan Dunia Internasional Akhiri “Apartheid” di Palestina

818
Mahmoud Abbas, President of the State of Palestine, addresses the United Nations General Assembly at UN headquarters, September 20, 2017 in New York City. Drew Angerer/Getty Images/AFP
Akses lebih mudah… Download Web Apps Moslemtoday.com via Google Play Store: Klikhttps://play.google.com/store/apps/details?id=com.moslemtoday.moslemtoday

Moslemtoday.com : Presiden Palestina Mahmud Abbas mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengakhiri rezim “Apartheid” yang dipaksakan oleh Israel di wilayah Palestina. Hal itu disampaikan Abbas saat memberikan pidato di Sidang Majelis Umum PBB, Rabu, (20/9/2017).

“Kami diberi kepercayaan untuk menjaga Palestina dan Anda dipercayakan untuk mengakhiri apartheid di Palestina, Bisakah dunia menerima rezim apartheid di abad 21 ini?” ungkap Abbas, seperti dilansir dari Al-Arabiya.

Abbas berpidato sehari setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga berpidato di Majelis Umum PBB. Abbas mengecam Israel atas pembangunan permukiman Yahudi di wilayah Palestina. “Mereka menginginkan solusi dua negara, namun operasi mereka di wilayah kami melanggar solusi dua negara. Ini tidak dapat diterima, tidak ada tempat bagi Israel di tanah Palestina,” tegas Abbas.

PBB menganggap bahwa pemukiman ilegal Israel telah melanggar hukum internasional dan Dewan Keamanan pada bulan Desember tahun lalu telah mengeluarkan resolusi menuntut diakhirinya perluasan pemukiman Yahudi di Tepi Barat dan Yerusalem timur (Palestina).

Presiden Mahmoud Abbas berjanji untuk mendorong pengakuan penuh atas kenegaraan Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa, sebuah langkah yang memerlukan persetujuan dari Dewan Keamanan di mana Amerika Serikat, sekutu kunci Israel, memegang hak veto.

Abbas berbicara di majelis PBB setelah bertemu dengan Presiden AS Donald Trump yang mengatakan bahwa AS telah bekerja sangat keras dengan semua orang yang terlibat dalam krisis Palestina namun tidak memberikan penjelasan lebih lanjut. (DH/MTD)

 Sumber : Al Arabiya

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here