Abbas: Kami Tidak Akan Menerima Abu Dis atau Al-Eizariya Sebagai Ibukota Palestina

675

Moslemtoday.com : Presiden Palestina Mahmoud Abbas menegaskan tidak akan menerima negara Palestina merdeka tanpa Yerusalem sebagai ibukotanya. “Kami tidak akan menerima Abu Dis atau Al-Eizariya, sebagai ibu kota Negara Palestina. Tanpa Yerusalem, kami tidak akan pernah menerima negara ini,” tegas Abbas, seperti dilansir dari Middle East Monitor, Ahad, (9/2/2020).

Penolakan Abbas terjadi saat beberapa tokoh dan perwakilan masyarakat sipil di Istana Presiden Abbas di Ramallah mau menerima kota Abu Dis, pinggiran Yerusalem sebagai ibukota.

“Kita sekarang menghadapi kebenaran. Kita menghadapi takdir dan pertempuran ini tidak akan menjadi yang terakhir. Kami tidak akan melepaskan hak kami (Yerusalem) yang telah diakui oleh legitimasi internasional,” kata Abbas.

“Tidak ada konsesi di Yerusalem, dan kami tidak akan menerima Abu Dis atau Al-Eizariya, seperti yang mereka inginkan. Ibukota kita adalah Yerusalem,” ungkap Abbas.

“Singkatnya, ‘Kesepakatan Abad Ini’ (proposal perdamaian Trump) adalah kesimpulan dari Deklarasi Balfour, dan apa yang dikatakan Balfour pada tahun 1917 adalah apa yang sekarang disajikan kepada rakyat Palestina,” lanjut Abbas.

Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan isi “Kesepakatan Abad Ini” yang ajukan untuk menghentikan konflik abadi Israel-Palestina. Proposal itu ditolak oleh Otoritas Palestina dan semua faksi perjuangan Palestina. (DH/MTD)

Sumber : Middle East Monitor | Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here