Abdurrahim Syamsuri Harumkan Nama Indonesia di Universitas Islam Madinah

2845

🇲🇨Indonesia kembali berbangga dengan prestasi salah seorang putranya.🇲🇨

“BENAR,MATANYA BUTA,AKAN TETAPI LISANNYA SELALU MELANTUNKAN AL QURAN YANG MULIA”
(Itulah yang dikatakan kepada Ustadz Abdurrahim Syamsuri, ketika video perjalanan singkat hidupnya diputar di aula utama Universitas Islam Madinah)

Ustadz Abdurrahim Syamsuri, seorang qari’ Al qur’an yang tak asing lagi ditelinga kita. Murottal-murottalnya yang selalu kita lihat dan dengar diberbagai social media. Seorang mahasiswa Universitas Islam Madinah yang telah berhasil -karena karunia dari Allah- mengharumkan nama bangsanya,Indonesia.

Ia mendapatkan penghargaan dari Rektor Universitas Islam Madinah,Dr. Abdullah Al utaibi karena prestasinya didalam Musabaqah hafalan Al Quran yang diselenggarakan oleh pihak Universitas.

Prestasi yang beliau raih bersamaan dengan keterbatasan fisik yang ada. Allah menguji beliau dengan kebutaan. Setelah sebelumnya beliau mengalami kecelakaan dan kemudian kehilangan penglihatannya.
Semoga Allah menyembuhkan beliau dan mengangkat derajat beliau.

Namun,hal tersebut tak membuat beliau lupa dan luput dari kitabullah. Beliau tetap membaca,mengulang dan mempelajari Al Quran. Bahkan,diawal awal kejadian kecelakaan yang terjadi pada beliau,beredar video beliau melantunkan bacaan Al qur’an pada kondisi lemah dan sakit. Kini,beliau kembali melanjutkan studinya di Universitas Islam Madinah,setelah sebelumnya beliau mengambil cuti untuk pengobatan dan masa pemulihan pasca kecelakaan.

Subhanallah..

Akhi,ukhti…
Begitulah potret mereka yang telah menjadikan Al quran sebagai teman sejatinya.
Tak mengenal lelah dan sakit,ia akan selalu bersama Al qur’an.

Begitulah potret mereka yang menjadikan Al quran sebagai bagian dari kehidupan mereka.
Tak mengenal susah dan payah,ia akan selalu bersama Al qur’an.

Al qur’an menjadi penyejuk hati mereka. Al qur’an menjadi pelipur lara mereka. Al qur’an menjadi obat bagi penyakit mereka.

Bagaimana dengan kita?!
Yang memiliki dua mata yang dengannya kita dapat melihat.
Yang memiliki dua mata yang dengannya kita memandang indahnya dunia.
Yang memiliki dua mata yang dengannya kita bisa melihat tanda tanda kebesaran Yang Maha Perkasa.
Akan tetapi masih saja malas menghafal Kitab Allah Ta’ala.
Terkadang,jangankan menghafal,sekedar membaca pun kadang sengaja dilupa.

Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita,dan menjaga kita dari melalaikan Kitab-Nya.

Abu Ibrohim Yami
Madinah, 08 04 1441 H

Sumber : Ustadz Abu Ibrohim Yami

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here