Ambil Alih Kekuasaan, Militer Myanmar Umumkan Keadaan Darurat Satu Tahun

360
Panglima Jendral Min Aung Hlaing. Sumber Foto : BBC.com

Moslemtoday.com : Militer Myanmar mengambil alih kekuasaaan pada Senin (1 Februari 2021) dalam kudeta dini hari terhadap pemerintahan Aung San Suu Kyi yang menang dalam pemilu November lalu. Suu Kyi bersama dengan sejumlah tokoh senior lainnya dari partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) juga ditangkap oleh pihak militer.

Dalam pernyataannya, Militer Myanmar mengatakan penahanan itu dilakukan sebagai tanggapan atas kecurangan pemilu dan untuk menyelamatkan negara.

“Menunjuk Panglima Jenderal Min Aung Hlaing sebagai Presiden sementara dan memberlakukan keadaan darurat selama satu tahun,” ungkap pernyataan Militer Myanmar seperti dilansir dari Channel News Asia, Senin, (1/2/2021).

Seorang presenter di Myawaddy TV juga mengutip pernyataan itu dan mengumumkan Konstitusi yang dirancang militer yang memungkinkan militer mengambil alih kendali kekuasaan di masa darurat nasional.

Pihak militer dilaporkan juga melakukan pemblokiran akses terhadap beberapa jaringan internet, telepon dan Televisi. Saluran telepon ke ibu kota Naypyitaw tidak dapat dihubungi dan TV pemerintah mati beberapa jam dengan alasan kendala teknis.

Layanan NetBlocks juga melaporkan konektivitas internet juga telah turun secara dramatis. (DH/MTD)

Sumber : Channel News Asia | Redaktur : Hermanto Deli

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here