Anies Baswedan Jawab Tudingan Curi Start Kampanye: Menjalankan Hak sebagai Warga Negara, Dilindungi Undang-undang

110

Moslemtoday.com : Bakal calon presiden (capres) yang diusung Partai NasDem Anies Baswedan dituding curi start kampanye untuk Pilpres 2024 di tengah agenda safari politiknya di sejumlah daerah, termasuk Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Menanggapi hal itu, Anies mengatakan dirinya hanya menjalankan haknya sebagai warga negara.

“Setiap warga negara berhak untuk berkumpul, berserikat. Kapan saja, di mana saja,” ungkap Anies saat bertemu dengan kader dan relawan NasDem di Celebes Convention Center (CCC) Makassar, Minggu (10/12/2022).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menuturkan Indonesia merupakan negara demokrasi. Sehingga aktivitasnya untuk berkumpul dan berserikat dilindungi Undang-undang.

“Ini adalah sebuah negeri demokrasi yang kebebasan berserikat dilindungi oleh Undang-undang,” sebutnya.

Untuk diketahui, Anies diagendakan melakukan safari politik di sejumlah wilayah Sulsel, yakni Kota Makassar, Kabupaten Maros, hingga Pangkep pada 10-11 Desember. Anies akan bertemu relawan dan kader NasDem Sulsel.

Anies tiba di Makassar setelah sebelumnya berangkat dari Kota Jaya Pura, Papua. Anies selanjutnya mengisi kuliah umum di kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) hingga menyampaikan pidato politik di Celebes Convention Center (CCC) Makassar.

Sebelumnya, rencana kedatangan Anies di Sulsel sempat mendapat penolakan dari kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Aktivitas Mahasiswa Makassar. Mereka menggelar aksi unjuk rasa pada Selasa (6/12).

Massa menolak kedatangan Anies ke Sulsel karena dinilai memiliki muatan politis, khususnya terkait Pilpres tahun 2024. Mereka menganggap saat ini belum memasuki masa kampanye sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemilu.

“Di dalam Undang-Undang Pemilu itu ada diatur mengenai masa kampanye. Sampai hari ini kita ketahui bahwa masih jauh pemilihan presiden itu,” ujar Koordinator Lapangan (Korlap) aksi Ainul kepada wartawan, Selasa (6/12).

Menurutnya kedatangan Anies ke Makassar difasilitasi oleh relawan dan partai politik. Atas hal itu dia beranggapan jika kedatangan Anies untuk persiapan jelang Pilpres 2024.

“Makanya kami tolak dengan keras kedatangan Anies Baswedan. Kecuali sudah diatur jadwal kampanye itu baru kita terima. Tapi saat ini belum diatur,” pungkasnya.

Sumber : Detikcom

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here