Antara Tangisan Gubernur BI, Kapal Nabi Nuh dan Ancaman Krisis Ekonomi Indonesia

2348

Moslemtoday.com : Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo bersama Komisi XI DPR menggelar rapat kerja secara virtual pada Rabu, (8/4/2020). Dalam rapat kerja tersebut, Perry mengungkapkan pandemi covid-19 telah mengakibatkan ekonomi sangat tertekan.

Perry mengatakan bahwa saat ini para pemangku kebijakan termasuk BI bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hingga OJK dan LPS tengah menyiapkan kapal. Kapal yang dimaksud adalah sebuah payung aturan yang nantinya digunakan jika air bah menenggelamkan daratan layaknya kapal Nabi Nuh.

“Skenario moderat, kalau air bah sampai rumah kita juga ukur, kalau banjirnya sampai gedung, nanti kita juga cek banjirnya sampai gunung. Ini semua kita siapkan,” kata Perry Rabu (8/4/2020), seperti dilansir dari CNBC Indonesia.

Bahkan, Perry mengatakan secara emosional dirinya sempat menangis. “Saya setiap hari nangis dengan kawan-kawan ini betul-betul kami ikhtiar. Sedemikian mungkin kita jaga dan berupaya menjaga kapal ini. Maaf ya saya emosional, saya ingin nangis, tahajud terus betul-betul lindungan dari Allah,” tambah Perry.

Lalu Perry mengatakan, kalau misalnya terjadi pembatasan kemudian 3 bulan ke depan juga harus dilihat bagaimana nasib rakyat. “Bagaimana orang yang nggak kerja, nasibnya seperti apa. Maka stimulus diperlukan di-asses lagi bagaimana dananya berapa,” ungkap Perry.

Sumber : CNBC Indonesia

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here