Antara Tuduhan Wahabi, Dokter dan RSUD Banda Aceh

1691

Moslemtoday.com : Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin Banda Aceh menanggapi atas isu miring yang tersebar di media yang menyebut direktur RSUDZA beralih fungsi.

Dr. dr. Azharuddin, Sp.OT., K-Spine .FICS mengatakan Direktur RSUDZA tidak beralih fungsi, direktur sangat konsen mengurus RSUDZA, direktur tidak mengundang Ustadz firanda, tapi direktur mengetahui dan mengizinkan Ustadz itu memberi kuliah umum pada acara halal bilhalal yang sudah dijadwal oleh panitia (komite medik) atau Ketua dari lebih 200 dokter Spesialis yg ada di RSUDZA.

“Pengajian Sunnah sudah lama berlangsung di RSUDZA sebelum Saya jadi direktur, Saya justru melihat Makin baik sambutan masyarakat internal RSUDZA, jamaah shalat wajib 5 waktu selalu membludak sampai diluar mesjid, subuh pun jika ada kajian Sunnah juga penuh dengan jamaah,” kata dr. Azharuddin, seperti dikutip dari akun Raudhatul Jannah TV.

“Saya sebelumnya tidak paham sunnah, tapi justru karena sering berada dilingkungan orang orang sunnah justru saya melihat kebenaran ada disekeliling mereka, mereka lebih ilmiah, disetiap ceramah yang disampaikan ada dalil/rujukan yang jelas (alquran dan hadis), pengajian ini juga selalu ada di fasilitasi dengan dokumentasi rekaman baik audio juga audiovisual (RSUDZA juga memiliki Televisi syariah yaitu raudhatul jannah tv), agar jika ada yang ingin mendengar ulang ada rekamannya, agar jika ada yang bilang sesat ada bukti/faktanya, karena RSUDZA adalah fasilitas publik, sangat terbuka, sangat mustahil jika ribuan tamu jamaah yang bisa berasal dari seluruh Aceh yang shalat di mesjid itu melihat ada aliran sesat disana. Zaman sekarang adalah zaman hoax, bahaya jika publik disodorkan fitnah,” ungkap Dr. Azharuddin.

“Benar sejak 5-6 tahun yang lalu di komplek RSUDZA ada pengajian rutin untuk bapak bapak dan ibu ibu dokter yang akhir akhir ini terbuka untuk umum dengan jamaah yang terus melimpah hampir tidak tertampung, direktur tau dan memberi izin, karena itu ajarannya Rasulullah yang mereka jalankan disana,” tambah Dr. Azharuddin.

Tahun yang lalu ratusan Massa itu juga yang mendemo saat ceramah subuh di RSUDZA, kami tidak goyah, Allah akan melindungi manusia yang benar, kami doakan yg sesat agar Allah berikan hidayah. Aamin yarabbal’alamiin.

View this post on Instagram

Banda Aceh 18 juni 2019 : Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin Banda Aceh Menanggapi atas isu miring yang tersebar di media yang menyebut direktur RSUDZA Beralih Fungsi. Dr.dr. Azharuddin, Sp.OT., K-Spine .FICS mengatakan Direktur RSUDZA tidak beralih fungsi, direktur sangat konsen mengurus RSUDZA, direktur tidak mengundang Ustadz firanda, tapi direktur mengetahui dan mengizinkan Ustadz itu memberi kuliah umum pada acara halal bilhalal yang sudah dijadwal oleh panitia (komite medik) atau Ketua dari lebih 200 dokter Spesialis yg ada di RSUDZA. Pengajian Sunnah sudah lama berlangsung di RSUDZA sebelum Saya jadi direktur, Saya justru melihat Makin baik sambutan masyarakat internal RSUDZA, jamaah shalat wajib 5 waktu selalu membludak sampai diluar mesjid, subuh pun jika ada kajian Sunnah juga penuh dengan jamaah. Saya sebelumnya tidak paham sunnah, tapi justru karena sering berada dilingkungan orang orang sunnah justru saya melihat kebenaran ada disekeliling mereka, mereka lebih ilmiah, disetiap ceramah yang disampaikan ada dalil/rujukan yg jelas (alquran dan hadis), pengajian ini juga selalu ada di fasilitasi dengan dokumentasi rekaman baik audio juga audiovisual (RSUDZA juga memiliki Televisi syariah yaitu raudhatul jannah tv), agar jika ada yg ingin mendengar ulang ada rekaman nya, agar jika ada yg bilang sesat ada bukti/faktanya, karena RSUDZA adalah fasilitas publik, sangat terbuka, sangat mustahil jika ribuan tamu jamaah yg bisa berasal dari seluruh Aceh yang shalat di mesjid itu melihat ada aliran sesat disana. Zaman sekarang adalah zaman hoax, bahaya jika publik disodorkan fitnah. Benar sejak 5-6 tahun yang lalu di komplek RSUDZA ada pengajian rutin utk bapak bapak dan ibu ibu dokter yang akhir akhir ini terbuka untuk umum dengan jamaah yang terus melimpah hampir tidak tertampung, direktur tau dan memberi izin, karena itu ajarannya Rasulullah yang mereka jalankan disana. Tahun yang lalu ratusan Massa itu juga yang mendemo saat ceramah subuh di RSUDZA, kami tidak goyah, Allah akan melindungi manusia yang benar, kami doakan yg sesat agar Allah berikan hidayah. Aamin yarabbal'alamiin. https://www.instagram.com/p/By2zsxFJr4L/?igshid=5kqa5bizg4

A post shared by RJtv (@raudhatuljannah_tv) on

Sumber : Raudhatul Jannah TV

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here