Arab Saudi akan Menetapkan Daftar Negara-negara yang Diizinkan untuk Umroh

308

Moslemtoday.com : Menteri Haji dan Umroh Arab Saudi, Muhammad Saleh Benten mengumumkan bahwa Kementerian Kesehatan Arab Saudi akan mengambil keputusan mengenai negara-negara mana saja yang akan diizinkan mengirimkan jamaah untuk melakukan umroh di tengah pandemi Covid-19.

Pengumuman menteri tersebut merupakan tindak lanjut dari pernyataan Kementerian Dalam Negeri yang menyatakan bahwa Arab Saudi akan mengizinkan jamaah umroh untuk memasuki Arab Saudi dalam fase ke tiga pengaktifan kembali layanan umroh yang tertunda, per 1 November 2020.

“Jamaah akan dibagi menjadi kelompok-kelompok dan setiap kelompok akan dikawal oleh tenaga kesehatan di Masjidil Haram. Hanya jamaah dengan usia 18 hingga 65 tahun yang diizinkan dalam fase pertama,” ungkap Benten, seperti dilansir dari Saudi Gazette, Rabu, (30/9/2020).

Dalam sebuah wawancara dengan saluran Al-Ekhbariya TV, Benten mengatakan bahwa akan ada jalur elektronik khusus untuk keberangkatan dan kedatangan jamaah haji asing untuk periode tahun depan. Mengacu pada pengaktifan kembali layanan umroh bagi jamaah dalam negeri yang dimulai per 4 Oktober 2020. Menteri tersebut mengatakan bahwa hanya 12 kelompok jamaah yang akan diizinkan melakukan umroh dalam 24 jam fase pertama.

Benten mengemukakan bahwa tidak ada biaya tambahan penerbitan izin umroh. “Tidak ada jamaah umroh yang diizinkan memasuki Masjid Agung di Mekkah tanpa menyelesaikan prosedur masuk melalui aplikasi seluler “I’tamarana” dan ini digunakan untuk memastikan kesehatan dan keamanan jamaah,” tambahnya, juga akan ada rencana alternatif jika ada kendala teknis dalam melengkapi prosedur melalui aplikasi. (LBS/MTD)

Sumber : Saudi Gazette
Kontributor : Luli Bangkit Sugito
Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here