Arab Saudi : Kami Tidak Bisa Mentolerir Perekrutan Anak-anak oleh Houthi

456

Moslemtoday.com : Arab Saudi menyerukan kepada dunia internasional untuk menghentikan perekrutan anak-anak dalam pertempuran yang dilakukan oleh milisi Houthi. Arab Saudi mengutuk keras perekrutan tersebut yang merupakan kejahatan keji yang tidak bisa ditoleransi lagi.

Pangeran Khalid bin Salman mengatakan bahwa koalisi Arab yang berperang di Yaman untuk mendukung pemerintah yang diakui secara internasional secara teratur bertemu dengan anak-anak yang telah direkrut oleh milisi Houthi.

Dalam serangkaian tweet yang menyentuh hati, Pangeran Khalid mengatakan bahwa komunitas internasional dan media mengabaikan pelanggaran harian Houthi terhadap hak-hak anak.

“Perekrutan anak-anak oleh Houthis yang didukung Iran adalah kejahatan keji yang tidak bisa kita toleransi lagi. Ini harus berakhir dan untuk selamanya,” kata Pangeran Khalid, seperti dilansir dari Arabnews, Ahad, (6/1/2019).

“Houthi memaksa perekrutan dari sekolah dan taman kanak-kanak, mengancam dan meneror keluarga yang menolak, dan terus menggunakannya sebagai umpan meriam,” ungkap Pangeran Khalid.

Sejak merebut ibukota Sanaa pada 2014, Houthi telah secara rutin menggunakan tentara anak-anak selama perang. Houthi telah melatih 18.000 anak ke dalam barisan mereka sejak konflik dimulai.

Arab Saudi telah menjalankan serangkaian inisiatif untuk membantu merehabilitasi anak-anak dan mengembalikan mereka ke sekolah. “Anak-anak sering terkejut dengan kengerian perang, di mana mereka menemukan diri mereka berada di antara kematian, tembakan, dan jasad,” ujar Pangeran Khalid. (DH/MTD)

Sumber : Arabnews | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here