Arab Saudi Kecam AS Atas Pengesahan UU 9/11 September

1364

Moslemtoday.com :  Arab Saudi mengutuk undang-undang Amerika Serikat (AS) yang akan memungkinkan keluarga korban 11 September 2001 atau 9/11 untuk menggugat kerajaan. Saudi mengancam AS akan menerima konsekuensi serius jika nekat menggugat Kerajaan Arab Saudi. Demikian seperti dilansir dari Aljazeera, Sabtu, (1/10/2016).

Senat dan Parlemen AS pada hari Kamis menyetujui undang-undang yang dikenal sebagai “Justice Against Sponsors of Terrorism Act (JASTA)” tersebut. Hampir 3 ribu orang tewas dalam serangan pesawat bajakan terhadap menara kembar World Trade Center (WTC) 15 tahun silam.

Sebanyak 15 dari 19 pembajak adalah warga Saudi. Tetapi Kerajaan Arab Saudi telah membantah terlibat dalam serangan tersebut.

”UU ini akan memiliki dampak negatif pada semua negara, termasuk Amerika Serikat,” bunyi pernyataan Pemerintah Saudi, yang dilansir kantor berita SPA, Jumat (30/9/2016).

Baca juga :

Kementerian Luar Negeri Saudi itu mengeluarkan ancaman jika Kongres AS tidak memperbaiki undang-undang itu.”(Perbaikan UU) untuk menghindari konsekuensi serius yang tidak diinginkan yang mungkin terjadi,” kata kementerian itu, tanpa merinci dampak konsekuensi yang akan dirasakan AS.

Para analis berspekulasi, jika Kerajaan Saudi nekat digugat melalui JASTA, maka ketidakpastian seputar implikasi negatif dapat mempengaruhi perdagangan bilateral dan investasi Saudi sebagai sekutu utama AS.

Uni Emirat Arab, tetangga dan sekutu Teluk Saudi sudah memperingatkan dampak jangka panjang jika Saudi disakiti dengan UU baru AS tersebut. “Kongres AS bergerak ke situasi yang berbahaya dalam hukum internasional yang merongrong prinsip kekebalan berdaulat dan masa depan investasi di AS,” kata Menteri Negara UEA untuk Urusan Luar Negeri, Anwar Gargash, melalui Twitter.

Sumber : Aljazeera | Weblink : http://www.aljazeera.com/news/2016/09/saudi-arabia-condemns-passage-911-law-160930042131171.html

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here