Arab Saudi : Proyek Perluasan Tanah Suci untuk Memberikan Layanan Terbaik bagi Jamaah Haji

1372

Moslemtoday.com :  Arab Saudi terus mengerjakan proyek-proyek besar untuk melayani Tanah Suci sebagai bagian dari kebijakan turun temurun kerajaan sejak era Raja Abdul Aziz Al-Saud dan anak-anaknya, Saud, Faisal, Khaled, Fahd dan Abdullah, hingga sekarang dibawah kepemimpinan Raja Salman.

Ekspansi pertama yang dilaksanakan pada masa Raja Abdul Aziz adalah aneksasi Masa’a ke Masjidil Haram dan penambahan lantai dan menggandakan total luas Masjidil Haram dengan ruang bawah tanah, Mataf juga diperluas.

Perluasan kedua masjid dilakukan pada masa Raja Fahd. Sebuah blok, yang saling berhubungan dan homogen dengan Masjidil Haram dalam hal karakter arsitektural, ditambahkan ke sisi barat masjid. Atap dan area sekitar masjid dibuka untuk penambahan area jamaah dan memperluas total area Masjidil Haram sehingga mampu menampung 600.000 jamaah.

Proyek perluasan Masjidil Haram di Mekah

Dengan berkembangnya sarana transportasi dan meningkatnya jumlah jamaah, Perluasan Masjidil Haram menjadi kebutuhan mendesat. Menemukan solusi tepat untuk masalah ini menjadi fokus utama Raja Abdullah untuk memperluas wilayah Masa’a menjadi empat kali lipat, menjadikannya perluasan terbesar dalam sejarah Masjidil Haram untuk menampung lebih dari 1,6 juta jamaah dari seluruh dunia dan mengakomodasi seluruh kebutuhan jamaah selama melakukan haji dan umrah.

Ekspansi bersejarah oleh Raja Abdullah dilakukan di sisi utara Masjidil Haram yang meliputi bangunan dan halaman terbuka, jembatan, teras, koridor pejalan kaki, pusat kesehatan dan rumah sakit, pusat keamanan, serta AC sentral dan stasiun pembangkit cadangan.

Ekspansi bersejarah yang diprakarsai oleh Raja Abdullah membuahkan hasil dengan mudahnya akses melalui 20 gerbang yang tersebar di seluruh bangunan. Yang paling menonjol adalah Gerbang Raja Abdullah yang merupakan pintu gerbang utama Masjidil Haram. Ekspansi ini juga ditandai dengan pengadaan pendingin udara super-canggih yang mencakup seluruh bagian bangunan.

Proyek perluasan Masjid Nabawi di Madinah

Proyek untuk memperluas Masjid Nabi di Madinah, halamannya dan elemen terkait merupakan mega proyek yang dikelola oleh Kerajaan Arab Saudi untuk perluasan Dua Masjid Suci demi memastikan kenyamanan para peziarah dengan memiliki banyak fasilitas dan layanan.

Proyek perluasan mencakup pembangunan 10 menara baru dan implementasi perluasan ke bagian timur masjid seluas 100.000 meter persegi. Ekspansi ini juga mencakup pemasangan kubah kaca bergerak dan statis yang mengatur ventilasi udara dan pencahayaan alami dengan menggunakan sistem rekayasa modern.

Eskopansi ini juga pemasangan eskalator di beberapa bagian bangunan, penambahan lantai dua untuk menampung 180.000 jamaah, Pemasangan lift untuk melayani orang tua dan orang dengan berkebutuhan khusus; dan pelaksanaan pembangunan ke bagian timur Masjid Nabi seluas 82.000 meter persegi.

Proyek ini dilaksanakan dalam tiga tahap, dengan fase pertama menampung lebih dari 800.000 jamaah. Pada fase kedua dan ketiga, koridor timur dan barat Masjid Nabawi, akan diperluas untuk menampung 800.000 peziarah lainnya.

Memobilisasi semua potensi untuk memberikan layanan terbaik

Penyelenggaran Haji oleh Kerajaan setiap tahunnya merupakan peran historis kepemimpinan Saudi dalam melayani Islam dan umat Islam, yang tercermin dari penghargaan dan keberhasilan Kerajaan dalam mengelola penyelenggaran ibadah haji dan umrah dengan menampung sekitar 6,5 juta jamaah melakukan ibadah haji dan umrah merekan dengan mudah dan nyaman.

Kerajaan Arab Saudi juga mengumumkan rencana kedepannya untuk mewujudkan Visi Kerajaan 2030 untuk menampung 30 juta jamaah di tahun-tahun mendatang. Visi pembangunan Tanah Suci mencakup perluasan lokasi, pembangunan jaringan kereta metro ke situs-situs suci, proyek perumahan dan tenda-tenda untuk peziarah, termasuk penambahan dan perluasan bandara untuk menerima peziarah.

Kerajaan juga telah memperluas layanan kesehatannya kepada peziarah, termasuk rumah sakit dan pusat kesehatan; Menyediakan layanan informasi dan komunikasi; Nutrisi; Kebersihan menyeluruh dan konstan sepanjang waktu, dengan layanan sanitasi yang canggih; penanaman pohon dan pencahayaan di tempat-tempat suci dan memberikan semua kebutuhan signifikan bagi para peziarah setiap tahun.

Raja Salman sangat menaruh perhatian dan mengarahkan semua instansi terkait untuk melipatgandakan usaha mereka dan menyediakan semua fasilitas untuk membantu para peziarah. Raja Salman secara pribadi mengawas langsung layanan yang tersedia dan pengembangannya, disamping tindak lanjut hati-hati yang dilakukan putra mahkota dan upaya pejabat kerajaan untuk memberikan pelayanan terbaik, serta menjamin keamanan dan keselamatan bagi setiap orang yang datang ke Tanah Suci. (DH/MTD)

Redaktur : Deli Abdullah
Sumber : Arabnews | Saudi Press Agency

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here