AS Bekukan Bantuan Dana, Badan Pengungsi PBB untuk Palestina “UNRWA” Meminta Dukungan Internasional

764

Moslemtoday.com : Badan Bantuan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan bahwa keputusan AS yang memotong pembiayaan untuk UNRWA menjadi “tantangan berat”.

Komisaris Jenderal UNRWA, Pierre Kraehenbuehl meminta dukungan dari para mitra dan donatur untuk keberlangsungan kegiatan UNRWA.

“Saya meminta mitra kami -negara tuan rumah dan termasuk donor kami di kawasan ini- untuk terus memberikan dukungan dan bergabung dengan UNRWA dalam menciptakan aliansi dan inisiatif pendanaan baru untuk memastikan anak-anak Pengungsi Palestina terus mengakses pendidikan di sekolah kami dan martabat anak-anak pengungsi Palestina dan keluarga mereka dipelihara melalui semua layanan kami,” kata Kraehenbuehl, seperti dilansir dari Sputnik, Kamis, (18/1/18).

Pejabat PBB juga mendesak orang-orang yang berhati baik di setiap penjuru dunia untuk bergabung dengan organisasi tersebut dalam menanggapi krisis ini dan memastikan bahwa anak-anak Pengungsi Palestina dapat berdiri teguh.

Kraehenbuehl juga mengatakan bahwa dalam beberapa hari ke depan sebuah program penggalangan dana global untuk menjaga agar sekolah dan klinik UNRWA tetap beroperasi sepanjang tahun 2018 dan seterusnya akan segera diluncurkan.

Kraehenbuehl menggambarkan situasi saat ini sebagai “tantangan berat” dalam menjalankan mandat UNRWA untuk melayani para pengungsi Palestina seperti pendidikan dan perawatan kesehatan.

Konsekuensi lain dari keputusan AS, menurut Kraehenbuehl, adalah kekacauan baru di Timur Tengah. “Kontribusi yang dikurangi juga berdampak pada keamanan regional pada saat Timur Tengah menghadapi banyak risiko dan ancaman, terutama radikalisasi lebih lanjut,” ungkapnya.

Komisaris umum UNRWA juga meyakinkan warga Palestina bahwa organisasi tersebut akan terus memberikan pelayanan terhadap mereka.

Pada tanggal 5 Januari 2017, Amerika Serikat telah membekukan $125 juta dana dolar AS untuk UNRWA. Pada hari Selasa kemarin, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Heather Nauert mengatakan bahwa Washington telah memutuskan untuk membekukan $65 juta dolar AS dana untuk badan PBB tersebut, namun $ 60 juta dolar AS tetap disalurkan untuk pendidikan dan fasilitas kesehatan. (DH/MTD)

Sumber : Sputnik | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here