AS Berharap Qatar Menjadi Sekutu Utama Non-NATO

43

Moslemtoday.com : Amerika Serikat berharap untuk terus menjalankan rencananya agar Qatar menjadi sekutu non-NATO utamanya, sebuah status yang memberikan negara-negara asing beberapa keuntungan misalnya pertahanan, perdagangan dan kerjasama dengan Washington.

“Kami akan terus bergerak maju, kami berharap dapat menunjuk Qatar sebagai sekutu kami dari negara non-NATO,” ungkap Timothy Lenderking, sekretaris asisten deputi AS untuk hubungan negara-negara Teluk, seperti dilansir dari Al Jazeera, Sabtu, (19/9/2020).

Pemerintah AS dan Qatar, termasuk Sektretaris Negara AS, Mike Pompo dan Menteri Luar Negeri Qatar, Syaikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, bertemu di Washington DC pada awal pekan ini.

Status Sekutu utama non-NATO (MNNA) akan memberikan sebuah negara akses istimewa ke peralatan dan teknologi militer AS, termasuk tambahan material gratis, percepatan proses ekspor dan prioritas kerjasama. Saat ini sudah ada 17 negara dengan status MNNA, termasuk negara Teluk Arab yaitu Kuwait dan Bahrain yang menampung armada kapal kelima Angkatan Laut AS.

Berita akan penunjukan Qatar menjadi anggota MNNA muncul setelah dua negara Teluk, Bahrain dan UEA, menandatangani persetujuan normalisasi dengan Israel yang difasilitasi oleh AS. Sementara itu, Qatar mengatakan tidak tertarik untuk menormalisasi hubungan dengan Israel. Qatar menyatakan itu bukan jawaban terhadap konflik Israel-Palestina. (LBS/MTD)

Sumber : Al Jazeera
Kontributor : Luli Bangkit Sugito
Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here