AS Umumkan Kedubes AS di Jerusalem Akan Dibuka pada Bulan Mei 2018

605

Moslemtoday.com : Departemen Luar Negeri AS mengumumkan bahwa kedutaan besar AS yang baru di Jerusalem akan dibuka pada bulan Mei 2018 mendatang, bertepatan dengan ulang tahun ke 70 deklarasi kemerdekaan Israel.

Departemen luar negeri AS menyebut langkah tersebut sebagai “langkah bersejarah”, seperti dilansir dari Al Jazeera, Sabtu, (24/2/18).

Pengumuman tersebut berarti pemindahan kedubes AS dari Tel Aviv ke Jerusalem akan dilakukan lebih cepat dari yang diperkirakan. Sebelumnya, Wakil Presiden AS Mike Pence pada akhir Januari lalu mengatakan bahwa kedutaan yang kontroversial tersebut akan dibuka pada 2019.

Keputusan AS untuk memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Jerusalem telah memicu demonstrasi mematikan di Palestina dan demonstrasi solidaritas di seluruh dunia.

Bagi Palestina, 15 Mei menandai Hari Nakba, atau “hari malapetaka”, saat jutaan penduduk Palestina diusir dari tanah mereka karena pendirian negara Israel. Pada tahun 1947 dan 1949, setidaknya 750.000 warga Palestina, dari populasi 1,9 juta, diusir dari rumah mereka di tanah Palestina yang sekarang diduduki oleh Israel.

Otoritas Palestina mengatakan bahwa pengumuman Departemen Luar Negeri AS tersebut adalah “sebuah provokasi untuk orang Arab” dan “pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional”.

Sementara itu, Israel Katz, menteri intelijen Israel, mengucapkan terima kasih kepada Trump atas pengumuman tersebut. “Tidak ada hadiah yang lebih besar dari itu! Langkah yang paling tepat dan benar. Terima kasih kawan!” ungkap Katz mengatakan dalam sebuah tweet.

Israel mengumumkan kemerdekaannya pada tanggal 14 Mei 1948.

Berbicara kepada Al Jazeera dari Ramallah, Mustafa Barghouti, mantan menteri informasi Palestina, mengatakan bahwa keputusan tersebut merupakan penghinaan terhadap Palestina.

“Ketika mereka ingin memindahkan kedutaan persis pada hari ulang tahun yang terburuk dalam sejarah orang-orang Palestina, ulang tahun bukan tentang pendirian Israel tapi pembersihan etnis rakyat Palestina dan penciptaan sistem diskriminasi rasial dan apartheid. Ini merupakan provokasi yang sangat serius bagi pihak Palestina,” ungkapnya. (DH/MTD)

Sumber : Al Jazeera | Redaktur: Hermanto Deli
Hak Cipta © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here