(Audio) Panglima TNI : Ada Institusi Catut Nama Presiden untuk Datangkan 5000 Senjata Ilegal

2993
Akses lebih mudah… Download Web Apps Moslemtoday.com via Google Play Store: Klikhttps://play.google.com

Panglima TNI : Ada Institusi selain Militer yang mencatut Nama Presiden untuk membeli 5000 Senjata Ilegal

Moslemtoday.com : Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyebut ada institusi diluar militer yang mencatut nama Presiden untuk mendatangkan 5000 senjata ilegal. Pernyataan Jenderal Gatot tersebut dikatakan pada saat acara silaturahmi TNI dengan purnawirawan di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Jumat (22/9) kemarin.

Dilansir oleh Radio Elshinta, “Panglima TNI menyebutkan ada institusi tertentu yang mencatut nama Presiden untuk mendatangkan 5 ribu senjata secara ilegal,” ungkap Radio Elshinta melalui akun Twitter resminya, @RadioElshinta, Jumat (22/9/2017).

“Situasi yang sekarang ini yang sama-sama kita harus waspadai, ada semacam etika politik yang tidak bermoral, atau dikatakan pada saat ABRI yang dulu, itu terjadi sekarang ini. Ada kelompok institusi yang akan membeli 5000 pucuk senjata, bukan militer. Ada yang memaksa, dan data-data kami, intelijen kami, akurat”, ungkap Jenderal Gatot.

“Saya berjanji, mereka akan saya buat merintih, bukan hanya menangis, biarpun itu jenderal, karena ini berbahaya. Memakai nama presiden, seolah-olah itu presiden yang berbuat, padahal saya yakin itu bukan presiden. Informasi yang saya dapat kalau bukan dari A1 tidak akan saya sampaikan disini,” kata Jenderal Gatot.

“Saya katakan, kita akan pantau terus, begitu itu ada akan kita serbu, jadi suatu saat kami akan menyerbu pak, karena itu tidak boleh di NKRI ada institusi yang memiliki senjata selain TNI dan Polri. Bahkan polisipun tidak boleh memiliki senjata yang bisa menembak tank, dan bisa menembak pesawat, dan bisa menembak kapal, saya serbu kalau ada,” ungkap Jenderal Gatot disambut tepuk-tangan hadirin.

Baca juga : Enam Bulan Jelang Pensiun, Panglima TNI Gatot Nurmantyo Undang Para Senior dalam acara Silaturahmi Keluarga Besar TNI

Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jenderal (Purn) Tri Sutrisno, Laksamana TNI (Purn) Widodo AS, Jenderal TNI (Purn) Endiarto Sutarto, dan Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono, mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus, Letnan Jenderal TNI (Purn), Prabowo Subianto, serta para petinggi TNI lainnya.  (DH/MTD)

Simak Audionya berikut ini :  

Sumber : Radio Elshinta

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here