Australia Tegaskan Papua Milik Indonesia : “Kami Tidak Akan Ikut Campur”

170

Moslemtoday.com : Departemen Luar Negeri Australia mengatakan bahwa Australia mengakui integritas teritorial dan kedaulatan Indonesia atas provinsi Papua. “Posisi kami jelas ditentukan oleh Perjanjian Lombok antara Indonesia dan Australia,” kata pernyataan Deplu Australia kepada SBS News.

Perjanjian Lombok adalah perjanjian antara Indonesia dan Australia yang menjelaskan tentang kewajiban untuk menghormati dan menjaga integritas teritorial masing-masing negara.

Damien Kingsbury, seorang pakar keamanan Asia Tenggara di Universitas Deakin mengatakan bahwa Australia tidak mungkin dapat campur tangan karena perjanjian itu dan karena Papua secara resmi diakui oleh PBB sebagai bagian dari Indonesia.

“Australia tidak mungkin meminta PBB untuk campur tangan dengan cara apa pun karena sejumlah alasan, yang paling tidak adalah Perjanjian Lombok yang menghalangi keterlibatan Australia dalam masalah Papua dan menghormati kedaulatan Indonesia,” katan Damien, seperti dilansir dari SBS News, Rabu, (4/9/2019).

Damien menjelaskan perbedaan kasus Papua dengan Timor Leste. “Papua diakui oleh PBB sebagai bagian dari Indonesia. Sedangkan Timor Timur saat itu tidak pernah diakui oleh PBB sebagai bagian dari Indonesia dan itu adalah perbedaan mendasar yang membuat penyelesaian masalah Papua jadi jauh lebih sulit,” tambah Damien.

Juru bicara Partai Buruh untuk urusan luar negeri, Penny Wong mengatakan bahwa partainya sepenuhnya menghormati integritas wilayah Indonesia. “Rasa hormat terhadap integritas teritorial satu sama lain diabadikan dalam Perjanjian Lombok, yang tetap menjadi landasan kerja sama keamanan antara kedua negara kami,” ujar Penny Wong.

Sumber : SBS News | Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here