Ayatollah Ali Al-Sistani Tolak Pembubaran Militan Hashed (Milisi Syi’ah Irak)

672

Moslemtoday.com : Setelah pengumuman kemenangan pasukan militer Irak atas ISIS yang dideklarasikan PM Irak Haidar Abadi, Parlemen Irak menyerukan untuk membubarkan kelompok kontroversial paramiliter Hashed al-Shaabi (Milisi Syi’ah Irak). Namun seruan itu ditentang oleh Ulama Syi’ah yang paling dihormati di Irak, Ayatollah Ali al-Sistani.

“Irak harus mempertahankan Hashed yang telah mendukung tentara dan polisi Irak yang bertempur bersama mereka menumpas ISIS,” ungkap Abdel Mahdi al-Karabalai, wakil Ayatollah, seperti dilansir dari Al Arabiya, Sabtu, (16/12/17).

“Kita perlu terus mendapatkan keuntungan dari sumber energi penting ini, di dalam kerangka konstitusi dan kehakiman,” ungkapnya dalam sebuah khotbah di kota suci Syi’ah, Karbala, di selatan ibukota.

Al-Sistani menekankan bahwa senjata Hashed al-Shaabi adalah milik negara dan misinya adalah untuk membela keamanan nasional. Dikenal dalam bahasa Inggris sebagai “Popular Mobilisation Units”, saat ini militan Hashed memiliki anggota antara 60.000 dan 140.000 militan.

Baca juga : 

Parlemen Irak telah memasukkan militan Hashed sebagai sebuah negara yang beroperasi di dalam negara. “Hashed, aliansi yang didominasi Syiah telah sangat memecah belah dan melakukan serangkaian pelanggaran”.

Seruan untuk membubarkan Hashed juga berkembang dari Barat. Presiden Prancis Emmanuel Macron mengusulkan demiliterisasi secara bertahap terhadap kelompok tersebut dan untuk semua milisi di Irak akan dibubarkan.

Namun juru bicara Hashed Ahmad al-Assadi, yang juga anggota parlemen Irak mengatakan bahwa Al-Sistani telah membela Hashed yang akan dipertahankan sebagai bagian dari sistem keamanan Irak.

Militan Hashed didirikan pada tahun 2014 setelah Sistani mendesak warga Irak untuk mengangkat senjata melawan ISIS yang telah menguasai sebagian besar wilayah Irak Utara dan berperang melawan pasukan pemerintah Irak. (DH/MTD)

Sumber : Al Arabiya
Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here