Babak Baru Hubungan Arab-Yahudi, UEA-Bahrain-Israel Sepakat Tandatangani “Abraham Accord”

172

Moslemtoday.com : Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain sepakat menandatangani perjanjian bersejarah dengan Israel yang diberi nama perjanjian “The Abraham Accord” pada hari Selasa, (15/9/2020) di Gedung Putih, Washington yang disaksikan langsung oleh Presiden AS Donald Trump.

Upacara tersebut dihadiri oleh Menteri Luar Negeri UEA Sheikh Abdullah bin Zayed, Menteri Luar Negeri Bahrain Sheikh Abdullatif bin Rashid Al-Zayani, dan Perdana Menteri Israel Benjamin Natanyahu.

“Saya berdiri di sini hari ini untuk mengulurkan tangan perdamaian dan menerima tangan perdamaian. Terima kasih telah memilih perdamaian dan menghentikan aneksasi wilayah Palestina,” kata Menlu UEA Sheikh Abdullah bin Zayed kepada Netanyahu, seperti dilansir dari Arabnews, Rabu, (16/9/2020).

UEA mengatakan kesepakatan damai terjadi dengan Israel dengan imbalan janji Israel tidak akan mencaplok sebagian besar wilayah Tepi Barat Palestina yang diduduki.

Menlu Bahrain Al-Zayani menggambarkan kesepakatan itu sebagai langkah bersejarah menuju perdamaian sejati dan abadi. “Saya berharap perjanjian ini akan mengarah pada solusi dua negara yang komprehensif dan abadi untuk rakyat Palestina,” ungkap Al-Zayani.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump membuka acara tersebut dan memuji para pemimpin Israel, UEA dan Bahrain. “Setelah beberapa dekade perpecahan dan konflik, kami menandai babak baru Timur Tengah. Kami di sini siang ini untuk mengubah arah sejarah,” ungkap Trump.

Sedangkan PM Netanyahu menyebut hari itu sebagai poros sejarah yang menandai fajar baru perdamaian. “Pada akhirnya itu bisa mengakhiri konflik Arab-Israel untuk selamanya,” ujar Netanyahu.

Acara tersebut dihadiri 700-an orang termasuk mantan duta besar AS untuk PBB Nikki Haley dan mantan perdana menteri Inggris Tony Blair. (DH/MTD)

Sumber : Arabnews | Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here