Bahrain : Qatar Menutup Mata Atas Kebaikan Hati Raja Salman

1937
Bahraini Foreign Minister Sheikh Khaled bin Ahmed al-Khalifa speaks during a joint press conference after signing an agreement with his Kuwaiti counterpart in Kuwait City on April 16, 2017. / AFP PHOTO / Yasser Al-Zayyat

Moslemtoday.com : Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmed Al Khalifa mengatakan bahwa Doha tidak menghargai inisiatif yang dibuat oleh Raja Salman terhadap para jamaah haji yang berasal dari Qatar.

Menteri Luar Negeri Bahrain mengatakan : “Raja Salman memiliki niat baik sejak terjadinya krisis dalam hal membebaskan para jamaah haji Qatar dari larangan apapun bagi mereka yang memasuki Arab Saudi, namun tindakan ini disambut oleh Qatar dengan menutup mata terhadap masalah tersebut dan melakukan pelecehan dengan menyebut inisiatif Raja Salman hanya bermuatan politis,” ungkap Menlu seperti dilansir Al Arabiya dari Kantor Berita Bahrain, Senin, (21/8/2017).

“Kami tidak jahat dan kami juga tidak berusaha menghina siapapun, namun penghinaan apapun yang ditujukan kepada Arab Saudi adalah juga suatu penghinaan yang ditujukan kepada Bahrain. Kami tidak menerimanya dan kami akan menanggapinya,” tambahnya.

Pernyataan menteri tersebut menyusul sikap otoritas Qatar yang belum mengizinkan pesawat Arab Saudi mendarat di Doha untuk mengangkut jamaah haji Qatar ke Jeddah di tengah konflik diplomatik antara kedua negara.

Seperti dilansir dari kantor berita Saudi, SPA, Direktur Umum maskapai Saudi Arabian Airlines, Saleh al-Jasser mengatakan bahwa penerbangan pertama yang dijadwalkan pada 22 Agustus besok belum bisa lepas landas dari Arab Saudi karena belum mendapat izin pendaratan di Doha dari otoritas Qatar. Dia mengatakan bahwa perusahaan penerbangan tersebut telah mengajukan izin kepada otoritas Qatar sejak keluarnya perintah Raja Salman. (DH/MTD)

Redaktur : Deli Abdullah
Sumber : Al Arabiya | Saudi Press Agency

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here