Bahrain Tegaskan Ikhwanul Muslimin Adalah Organisasi Teroris

1863

Moslemtoday.com : Menteri Luar Negeri Bahrain Sheikh Khalid bin Ahmad al-Khalifa menegaskan bahwa gerakan Ikhwanul Muslimin adalah organisasi teroris. Pernyataan ini disampaikan setelah pertemuan para menteri luar negeri empat negara yang memberlakukan blokade darat, laut dan udara terhadap Qatar.

Bulan lalu Bahrain, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar dan menyebut Qatar mendukung Ikhwanul Muslimin dan melindungi “terorisme” di wilayah tersebut. Namun Qatar telah membantah keras tuduhan tersebut.

Para menteri luar negeri dari empat negara tersebut berkumpul di Kairo, Mesir pada hari Rabu, (5/7/2017) setelah menerima tanggapan resmi dari Qatar terhadap daftar tuntutan mereka. Berbicara di konferensi pers setelah pertemuan tersebut, Sheikh Khalid bin Ahmed mengatakan bahwa gerakan Ikhwanul Muslimin telah menumpahkan darah orang-orang Mesir dan telah berusaha untuk memberontak kepada negara.

“Kami menganggap Ikhwanul Muslimin sebagai kelompok teroris dan siapapun yang menunjukkan simpati kepada mereka akan diadili atas dasar ini,” ungkap Sheikh Khalid bin Ahmed.

Sementara Surat Kabar Ikhwanul Muslimin yang berbasis di Bahrain membantah pernyataan Sheikh Khalid bin Ahmad tersebut. Surat Kabar al-Nabaa mengatakan: “Bangsa-bangsa hanya sibuk mengomentari ujaran dari masyarakat, dan menggambarkannya dengan cara yang tidak dapat diterima. Bagaimana mungkin mereka menyerang, memprovokasi, dan melemahkan negara dalam keadaan seperti ini, Ini sangat aneh. Tuduhan ini hanya mengacu pada sebagian pandangan dari rakyat Bahrain.”

Surat Kabar itu kemudian menegaskan bahwa Ikhwanul Muslimin di negeri ini telah memberi dukungan sepenuhnya terhadap keluarga penguasa di Bahrain, dan menegaskan kesediaannya untuk mendukungnya ketika terjadi pemberontakan dari rakyat.

Anggota Ikhwanul Muslimin telah memegang berbagai macam posisi penting di Bahrain, seperti di Parlemen, Dinas Keamanan, Badan Peradilan. Sebelum pernyataan ini muncul, Sheikh Khalid bin Ahmed menyatakan bahwa cabang Ikhwanul Muslimin di Bahrain menikmati “status khusus” tidak seperti di negara rekan sejawatnya di Mesir dan negara-negara Teluk lainnya. (DH/MTD)

Sumber : Al Jazeera | Weblink : http://www.aljazeera.com/news/2017/07/bahrain-fm-muslim-brotherhood-terrorist-group-170706140931861.html

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here