Belajar Bahasa Arab dengan Membaca Kisah-kisah Unik dan Menarik

917

Mempelajari bahasa arab, tidak hanya berkutat dengan kaidah-kaidah saja. Ada praktek, yang perlu dilakukan sebagai penguat dari pelajaran kaidah yang sudah dikuasai.

Salah satu penyemangat agar kita bisa mempelajari bahasa arab adalah dengan membaca kisah-kisah yang menarik. Dalam literasi bahasa arab, kisah-kisah menarik diistilahkan dengan At-Tharaif (الطرائف)

Membaca Tharaif, akan mengasah kemampuan berbahasa arab yang ada pada seorang pembelajar. Kaidah-kaidah yang dipelajari, dipertajam dalam bingkai membaca kisah-kisah menarik.

Tidak harus Tharaif yang panjang. Yang pendek pun tidak mengapa. Yang penting sebagai praktek membaca, agar kaidah-kaidah yang sudah dikuasai tidak menguap begitu saja.

Berikut ini salah satu contohnya.

NB : Yang sedang mempelajari bahasa arab, tolong jangan dibaca terjemahannya. Usahakan untuk bisa dipahami sendiri. Kalau perlu, sekalian juga siapkan kamusnya.

=====

سأل رجل الشعبي مرة، هل لإبليس زوجة ؟

Suatu ketika, ada seorang lelaki yang bertanya kepada Asy-Sya’bi : “Apakah Iblis memiliki isteri?”

قال : نعم

Asy-Sya’bi menjawab : “Iya”

قال الرجل : وما الدليل ؟

Lelaki itu bertanya : “dan apa dalilnya?”

قال : قوله تعالى “أفتتخذونه وذريته أولياء من دوني”.

Asy-Sya’bi menjawab : “Dalilnya adalah firman Allah (yang artinya) : Pantaskah kamu menjadikan dia (yaitu Iblis) dan keturunannya sebagai pemimpin selain Aku?” (QS Al-Kahfi : 50)

قال الرجل : وما اسمها ؟

Lelaki itu bertanya lagi : “Siapa nama isterinya (Iblis)?”

فقال الشعبي : ذاك عرس ما حضرناه

Asy-Sya’bi menjawab : “kami tidak hadir di acara walimahnya”.

😂😅😄

=====

Intinya teman-teman, ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan semangat dan kemampuan bahasa arab kita. Membaca, mendengar, berbicara atau bahkan menulis, bisa sedikit demi sedikit kita lakukan.

Kuy lah belajar bahasa arab. Semoga upaya kita diberkahi.

Oleh : Aziz Rachman

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here