HOAX : Kabar FPI Jadi Partai Islam

1918

Moslemtoday.com : Beredar kabar Front Pembela Islam (FPI) berubah status dari organisasi masyarakat menjadi partai politik dengan nama Partai Islam. Perubahan status FPI menjadi parpol berkembang luas di media sosial.

Kabar bohong tersebut langsung dibantah oleh Petinggi Front Pembela Islam Ahmad Sobri Lubis, “Bohong itu! Hoax,” kata Ketua Front Pembela Islam Ahmad Sobri Lubis, Jumat, 25 November 2016.

Sebagaimana dilansir dari TEMPO, Sobri mengatakan, ketimbang menjadi sebuah partai, FPI, yang merupakan sebuah ormas, lebih baik seperti saat ini karena memiliki cakupan lebih besar. “Kalau partai kan menjadi kecil. Kenapa kami mengecilkan diri kami?” ujarnya.

Kabar ini pun juga langsung dibantah para petinggi FPI. Setelah Kiai Ahmad Shobri (Ketum FPI) dan Munarman (Jubir FPI), Habib Novel turut membantah kabar tersebut.

Menurutnya, tak ada keinginan bagi FPI untuk mengubah diri menjadi partai. “Jangankan buat partai, niat bikin aja nggak pernah,” kata pria yang menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjen) FPI itu saat dikonfirmasi JPNN, Jumat (25/11).

Novel menyatakan jika dirinya telah mengklarifikasi kabar hoax tersebut di salah satu televisi swasta. Klarifikasi itu juga disaksikan oleh politisi Permadi. “Tadi malam saya sudah mengklarifikasi bersama Pak Permadi. Saya tegaskan lagi bahwa kabar FPI berubah menjadi Partai Islam, itu tidak benar,” tegasnya.

Sebelumnya muncul kabar hoax bahwa sejumlah tokoh nasional dan petinggi FPI menggelar pertemuan. Pertemuan itu disebut-sebut mengagendakan rencana perubahan status Ormas FPI menjadi Partai Islam.

Menanggapi kabar hoax tersebut, berikut ini Klarifikasi Langsung dari Habib Rizieq, Imam Besar FPI yang dimuat dalam website resmi Habibrizieq.com :

AMANAT PARA PENDIRI FPI :

24 Rabi’uts Tsani 1419 H
17 Agustus 1998
FPI tidak boleh jadi PARTAI, dan tidak boleh juga menjadi UNDERBOW suatu partai.
FPI harus selalu menjadi PELAYAN UMAT dan PEMBELA AGAMA.
Namun FPI tidak pernah mengharamkan PARTAI, dan juga tidak pernah melarang kadernya masuk ke dalam PARTAI sepanjang satu tujuan dan seizin Pimpinan, bahkan tidak menutup kemungkinan suatu saat FPI membangun PARTAI jika dibutuhkan dan diminta oleh Umat Islam sepanjang untuk perjuangan BELA AGAMA & NEGARA.
Habib Rizieq Syihab – Imam Besar FPI 
img-20161125-wa0017


Berikut ini isi pesan broadcast HOAX tersebut yang beredar luas di media sosial yang juga redaksi Moslemtoday.com terima :

Hari ini,
Telah dilangsungkan rapat di rumah mantan KSAD, Mayjend (Purn) Joko Santoso bahas perubahan status ormas FPI menjadi Partai Islam

Rapat digelar di daerah Bambu Apus, dihadiri Habib Zehan, Ustadz Helmi Maskaty dan pengurus DPP FPI lainnya

Rapat selesai pukul 15.45 WIB
Habib Rizieq bertindak sebagai pemimpin rapat hari ini,

Mengetok palu, Ormas FPI akan berubah status jadi partai baru bernama

Partai Islam

Partai Islam akan dipimpin oleh

1. Ketua Majelis Syuro, Habib Zehan
2. Presiden Partai, Toto (adik Mayjen Joko Santoso)

Habib Rizieq

Akan dicalonkan sebagai Calon Presiden dari Partai Islam pada Pilpres 2019

Rapat hari ini,

Merupakan kelanjutan dari pertemuan di Aula Universitas Bung Karno yang digagas Rachmawati Soekarnoputri (20 November 2016)

Minggu, 20 Nov 2016

Rachmawati menggagas Konsolidasi Nasional dihadiri :

Tri Soetrisno
Fuad Bawazier
Sri Bintang Pamungkas
Permadi
Tedjo Edi Purjianto (mantan Menkopolhukam)
MS Kaban
Perwakilan HMI
Perwakilan Buruh

Pertemuan Konsolidasi Nasional di Univ Bung Karno,

Hasilkan kesepakatan penetapan Habib Rizieq sebagai tokoh Revolusi Perubahan

Pertemuan Konsolidasi Nasional itu,

Juga hasilkan penetapan Rachmawati Soekarnoputri untuk maju bersama Habib Rizieq di Pilpres 2019

Partai Islam, format baru FPI

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here