Bing Translator, Mesin Penerjemah Microsoft Menerjemahkan ISIS Menjadi Arab Saudi

417

Moslemtoday.com : Sebuah kesalahan aneh dalam algoritma mesin penerjemah Microsoft telah memicu kemarahan Kerajaan Arab Saudi. Bing Translator, mesin penerjemah Microsoft menerjemahkan ISIS atau Daesh menjadi Arab Saudi. Demikian sebagaimana dilansir dari Middle East Eye, Selasa, (30/8/2016).

bing-menerjemahkan-kata-daesh-jadi-arab-saudi-Yyadm9Qm32

Para pengguna internet mempertanyakan mesin penerjemah itu, karena ketika memasukkan kata Daesh maka hasil terjemahan bahasa Inggris yang muncul adalah kata Arab Saudi.

Daesh sendiri memiliki singkatan Al Dawla al Islamiya al Iraq al Sham, dan ini adalah nama lain dari kelompok teroris ISIS. Aplikasi Bing bisa dikatakan sebagai saingan dari Google Translate yang kerap digunakan para netizen untuk menerjemahkan berbagai kata atau kalimat dalam bahasa asing.

Ketika netizen Saudi mengetik kata Daesh dalam bahasa Arab yang diterjemahkan ke Inggris maka hasil yang muncul di Bing adalah kata Arab Saudi.

Tentu saja hal ini langsung membuat banyak warga Saudi yang geram. Bahkan banyak di antara netizen yang ingin memboikot Bing.

“Warga Saudi sepakat dalam satu suara: Bing telah diboikot,” tulisnetizen di Arab Saudi melalui akun Twitter-nya”

”Orang-orang Arab dalam satu suara: Bing telah diboikot,”tulis pengguna akun Twitter@Alshega, sembari melampirkan tampilan klip dari kesalahan mesin penerjemah Microsoft.

“Klip ini menunjukkan terjemahan dari situs Bing, sayangnya ini merupakan penghinaan kepada kami dan kami harus memboikot mereka,” tulis pengguna akun Twitter lainnya,@walah9999999.

Ketika mendengar banyak keluhan dan kicauan emosi dari para netizen, pihak Microsoft langsung berusaha memperbaiki sistem eror tersebut. Dilaporkan, akibat insiden ini pejabat Microsoft di Saudi meminta maaf kepada seluruh warga Saudi atas eror yang terjadi di aplikasi penerjemahnya itu.

Sementara itu, pihak Microsoft mengklaim bahwa mereka sudah cepat ditangani kesalahan itu. Microsoft mengaku sedang menyelidiki kesalahan tersebut.

Sumber : Middle East Eye

comments

Loading...

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here