BISNIS VS HAM : Negara Barat Kini Hati-hati Mengkritik Arab Saudi

4744
Negara Barat Kini Hati-hati Mengkritik Arab Saudi

Moslemtoday.com : Perseteruan diplomatik antara Kanada dan Arab Saudi telah memunculkan semacam ”kode etik” baru di kalangan negara-negara Barat dalam mengkritik praktik hak asasi manusia di negara kaya minyak itu.

Seperti diberitakan, bulan lalu Arab Saudi mengusir Duta Besar Kanada Dennis Horak dari Riyadh dan membekukan seluruh perjanjian perdagangan setelah Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland dan Kementerian Luar Negeri Kanada mengecam pemberangusan para aktivis HAM di Arab Saudi. Freeland dan Kemlu Kanada mengeluarkan pernyataan di Twitter yang berisi seruan pembebasan segera para aktivis HAM yang dipenjara di Arab Saudi.

Riyadh marah besar dengan tindakan itu. Dalam jumpa pers bulan lalu, Menlu Arab Saudi Adel al-Jubeir tidak memerinci tuntutan bagi Ottawa. Namun, ia menegaskan bahwa campur tangan urusan dalam negeri Arab Saudi merupakan kesalahan besar. Sejumlah diplomat Barat telah meminta Kanada untuk menghapus pernyataan di Twitter itu. Namun, Kanada yang selama ini dikenal sebagai pengusung HAM bergeming.

Kini, secara diam-diam negara-negara Barat mulai menerapkan sikap hati-hati dalam berhubungan dengan Arab Saudi. Mereka tidak ingin bernasib sama seperti Kanada. ”Kami sepakat dengan batas larangan baru,” ujar seorang diplomat Barat yang menjelaskan kepada kantor berita AFP mengapa negara-negara lain sulit bersikap terbuka dalam mendukung posisi Kanada.

Menurut dia, semua diplomat Barat, termasuk diplomat Amerika Serikat, saat ini mulai mengira-ngira, apakah masih mungkin bagi mereka membuat pernyataan yang mengkritik kebijakan Arab Saudi secara terbuka. ”Apa yang kira-kira bisa membuat Anda dipersonanongratakan?” ujar diplomat itu merujuk pada kasus Kanada.

Sebagai contoh, Uni Eropa bulan lalu merencanakan untuk merilis pernyataan terbuka yang mendukung sikap Ottawa dalam HAM. Namun, rencana itu dibatalkan. Sejumlah diplomat UE kemudian memilih menyampaikan nota diplomatik dalam pertemuan pribadi dengan Menlu Saudi Adel al-Jubeir.

”Negara-negara Barat kini khawatir untuk mengkritik secara terbuka kebijakan domestik Arab Saudi. Kasus Kanada menunjukkan bahwa sebuah negara bisa kehilangan kesepakatan bisnis yang besar jika kritik yang disampaikan membuat marah penguasa Arab Saudi,” kata Bessma Momani, profesor di Universitas Waterloo di Kanada. (Kompas)

Selengkapnya baca di : KOMPAS DIGITAL

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here