Boeing Hentikan Produksi Pesawat 737 Max Sampai Waktu yang Tidak Ditentukan

89

Moslemtoday.com : Pesawat Boeing 737 Max telah dihentikan produksinya. Perusahaan Boeing telah mengumumkan penghentian produksi pesawat jenis tersebut sampai waktu yang tidak ditentukan. Pabrik Pesawat yang terletak di Renton, Washington juga ditutup untuk sementara waktu.

Dalam pernyataannya, Boeing tidak akan memberhentikan pekerja karena penutupan tetapi krisis ini akan dapat mengganggu pertumbuhan ekonomi Amerika. Penghentian produksi tersebut akan menjadi masa sulit bagi Boeing dan karyawannya, seperti dilansir dari CNN, Rabu, (22/1/2020).

Namun Boeing tidak merilis jumlah karyawan yang bekerja untuk produksi pesawat tersebut. Perusahaan mengatakan karyawan akan dipindahkan ke tugas lain selama penutupan, dan ada sejumlah alasan untuk itu.

Berdasarkan Undang-undang ketenagakerjaan federal, Boeing harus membayar mereka selama 60 hari setelah pemberitahuan PHK. Karena Boeing masih berharap mereka segera kembali bekerja di pesawat, mungkin akan ada penghematan biaya tanpa proses pemberhentian pekerja. Karena Boeing tidak dapat mengambil risiko kehilangan pekerja yang dibutuhkannya setelah produksi dilanjutkan.

Namun supplier terbesar Boeing, Spirit AeroSystems (SPR), yang membuat badan pesawat dan bagian lain untuk Max, mengumumkan pada 10 Januari bahwa mereka akan mem-PHK 2.800 karyawan di Wichita, Kansas. Mitra Boeing yang lain juga telah memecat staf tanpa membuat pengumuman publik.

Pesawat Boeing 737 Max telah dihentikan penerbangannya sejak Maret setelah dua kecelakaan fatal yang menewaskan semua penumpang di dalamnya. Saat ini ada 400 pesawat 737 Max yang diparkir di Washington dan Texas, menunggu sertifikasi dari Otoritas Penerbangan Federal Amerika (FAA) untuk bisa dikirimkan ke maskapai penerbangan di seluruh dunia.

Namun FAA belum mau mengeluarkan sertifikasi atas pesawat tersebut. “Kami terus bekerja dengan regulator keselamatan penerbangan internasional lainnya untuk meninjau perubahan yang diusulkan pada pesawat. Prioritas pertama kami adalah keselamatan, dan kami tidak menetapkan kerangka waktu kapan pekerjaan akan selesai,” ungkap FAA dalam pernyataannya. (DH/MTD)

Sumber : https://edition.cnn.com | Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here