BPOM Sebut Vaksin Nusantara Besutan Dr. Terawan Tak Sesuai Kaidah Klinis

185

Moslemtoday.com : Kepala BPOM Penny K. Lukito menyebut proses uji klinis I Vaksin Nusantara yang diprakarsai mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto tidak memenuhi kaidah klinis dalam proses penelitian dan pengembangan vaksin.

“Pemenuhan kaidah good clinical practice juga tidak dilaksanakan dalam penelitian ini. Komite etik dari RSPAD tapi pelaksanaan penelitian ada di RS dr Kariadi,” kata Penny dalam agenda Rapat Kerja bersama Komisi IX yang disiarkan melalui kanal YouTube DPR RI, Rabu (10/3/2021), seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

Penny menjelaskan dalam kaidah klinis pengembangan vaksin, setiap tim peneliti harus memiliki komite etik di tempat pelaksanaan penelitian yang harus bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dan terutama terhadap keselamatan subjek penelitian.

Tak hanya itu, Penny juga menyoroti perbedaan data yang diberikan tim uji klinis vaksin nusantara dengan data yang dipaparkan pada rapat kerja hari ini. Padahal, menurutnya, BPOM telah rampung menyelesaikan review uji klinis I vaksin nusantara.

“Saya hanya memberikan komentar bahwa data yang diberikan tadi tidak sama dengan data yang diberikan pada BPOM, dan kami sudah melakukan evaluasi,” kata Penny.

Lebih lanjut, Penny juga mengatakan bahwa pihaknya belum memberikan lampu hijau untuk Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinik (PPUK) uji klinis II dan III vaksin nusantara, sebab secara keseluruhan segalanya masih berproses.

Sumber : CNNIndonesia.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here