Bukan Anwar Ibrahim, Raja Malaysia Pilih Muhyiddin Yassin Sebagai PM Pengganti Mahathir

299

Moslemtoday.com : Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah telah memilih Tan Sri Muhyiddin Yassin sebagai Perdana Menteri Malausia kedelapan menggantikan Dr. Mahathir Mohamad.

“Yang Mulia telah menunjuk YB Tan Sri Muhyiddin Bin Md Yasin sebagai Perdana Menteri sesuai dengan pasal 40 (2) (a) dan pasal 43 (2) (a) Konstitusi Federal,” rilis pengumuman Istana Negara, seperti dilansir dari Kantor Berita Malaysia, Bernama, Sabtu, (29/2/2020).

Upacara pelantikan Muhyiddin sebagai Perdana Menteri akan diadakan besok pagi, Ahad, 1 Maret 2020 pada pukul 10.30 di Istana Negara.

“Yang Mulia memutuskan bahwa proses pengangkatan Perdana Menteri tidak dapat ditunda karena negara membutuhkan pemerintahan demi kesejahteraan rakyat dan bangsa kita tercinta,” bunyi pengumuman tersebut.

Al-Sultan Abdullah percaya ini bahwa adalah solusi terbaik untuk semua pihak dan Yang Mulia berharap ini akan mengakhiri krisis politik.

Satu minggu terakhir ini telah penuh dengan manuver politik yang kompleks di Malaysia ketika Tun Dr Mahathir Mohamad mengundurkan diri sebagai perdana menteri, yang menyebabkan runtuhnya Kabinet Pakatan Harapan.

Hal ini menghasilkan jalan buntu ketika partai-partai tidak dapat menyepakati satu calon tunggal untuk jabatan perdana menteri.

Nama Muhyiddin muncul ketika tarik-menarik perang meningkat antara Dr Mahathir dan Datuk Seri Anwar Ibrahim, dengan keduanya mengklaim saling memiliki suara mayoritas.

Muhyiddin, yang menarik Parti Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu) keluar dari koalisi Pakatan Harapan (PH) berkoalisi dengan Barisan Nasional, Parti Islam Se-Malaysia dan lainnya dalam upaya untuk membentuk pemerintahan baru dan mendapat dukungan penuh dari partai-partai oposisi.

Pakatan Harapan yang pada awalnya mencalonkan Anwar Ibrahim, akhirnya meminta kembali Dr Mahathir untuk maju lagi sebagai Perdana Menteri, namun akhirnya hanya mendapat sedikit dukungan suara.

Anwar akhirnya memilih untuk mengalah. “Saya tersentuh oleh dukungan yang diberikan kepada saya, tetapi saya memilih untuk menempatkan kepentingan negara di atas kepentingan saya sendiri,” kata Anwar Ibrahim, seperti dikutip dari Channel News Asia.

Muhyiddin Yassin, lahir di Pagoh, Johor Malaysia pada 15 Mei 1957 adalah politisi sekaligus Pakar Ekonomi Senior Malaysia. Dia bergabung dengan UMNO pada tahun 1978. Dan pada tahun 2016 mendirikan Partai Pribumi Bersatu Malaysia dan menjadi Ketuanya.

Muhyiddin Yassin pernah menjadi Menteri Perdagangan Domestik dan Konsumerisme, Menteri Pertanian dan Industri Berbasis Agro, dan Menteri Perdagangan dan Industri Internasional. Muhyiddin juga pernah menjadi wakil perdana menteri selama masa jabatan Perdana menteri Tun Abdullah Ahmad Badawi dan Datuk Seri Najib Razak. (DH/MTD)

Sumber : The Star, Bernama, CNA | Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here