Buya Gusrizal Gazahar : “Keislamanmu Luntur Karena Jabatanmu”

3222

“Keislamanmu Luntur Karena Jabatanmu”

Bercermin dari sirah Nabawiyyah (langkah-langkah kehidupan Nabi saw) kita berulangkali disuguhkan sosok tauladan yang ideal.
Namun tatkala menatap realita umat di negeri ini, gelombang kesedihan menghantam jiwa seolah tak akan tertahan lagi oleh dinding kelopak mata.

Betapa tidak ?!

Dari sekelumit peristiwa kecil sebelum perjanjian Hudaibiyyah saja, kita mendapati betapa tulusnya kesetiaan umat kepada dakwah Islamiyyah dan betapa cintanya mereka dengan pembawa risalahnya.

Ketika ‘Urwah Ibn Mas’ud datang membawa pesan kaum musyrikin Makkah agar Rasulullah saw kembali saja ke Madinah dan membatalkan niatnya untuk masuk ke kota Makkah, di samping Rasulullah saw ada al-Mughirah Ibn Syu’bah ra.
Di saat diplomasi sedang berlangsung, ‘Urwah Ibn Mas’ud yang ketika itu masih musyrik, berusaha memegang jenggot Rasulullah saw untuk membujuk beliau.

Melihat sikap ‘Urwah yang demikian maka dengan sigap al-Mughirah menghentakkan ujung besi tangkai pedangnya ke tangan ‘Urwah Ibn Mas’ud sambil berkata:

أخر يدك عن لحية رسول الله صلى الله عليه وسلم.
“Tarik tanganmu dari jenggot Rasulullah saw !”

Nah, coba bandingkan dengan perilaku sebagian orang yang mengaku muslim hari ini !

Demi mempertahankan jabatan serta kedudukan, mereka malah mau menjadi alat kaum kuffar untuk merusak agama mereka sendiri.

Bahkan ada yang bangga dengan cercaan dan hinaannya terhadap mereka yang berjuang mempertahankan Islam padahal perjuangan itu demi mempertahankan kalimat tauhid yang akan diwariskan kepada generasi yang akan datang termasuk anak cucu mereka.

Semoga mereka yang mengaku muslim tapi memusuhi Islam dan ulama tersebut, segera sadar dari kesesatan mereka. Amiiin.

Oleh : Buya Gusrizal Gazahar (Ketua Umum MUI Sumatera Barat)

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here