Cavusoglu : Rusia, Iran dan AS Harus Bertanggung Jawab Atas Pelanggaran di Daraa, Suriah

1070

Moslemtoday.com : Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu mengatakan bahwa Rusia, Iran dan AS harus bertanggung jawab atas pelanggaran baru-baru ini yang dilakukan oleh rezim Assad di kota Daraa, Suriah Selatan.

Dalam wawancara dengan penyiar Turki NTV, Cavusoglu menyoroti pelanggaran rezim Assad baru-baru ini di kota tersebut yang merupakan zona de-eskalasi Suriah.

“Negara penjamin rezim Suriah adalah Iran dan Rusia, negara penjamin oposisi adalah Turki. Kemudian AS dan Rusia membuat kesepakatan zona de-eskalasi,” ungkap Cavusoglu, seperti dilansir dari Anadolu Agency, Sabtu, (30/6/2018).

“Rejim Assad menyerang daerah-daerah itu, siapa yang melakukan perjanjian? AS dan Rusia. Jika kesepakatan itu rusak, maka Perjanjian Jenewa, Astana, pertemuan Sochi akan menjadi tidak relevan,” tambah Cavusoglu.

Menurut lembaga kemanusiaan White Helmets, Jumlah orang yang melarikan diri dari serangan rezim Suriah di Daraa ke daerah perbatasan Yordania dan Israel naik menjadi 150.000 pada hari Jumat kemarin.

Selama 10 hari terakhir, Kota Daraa telah menjadi sasaran pemboman udara dan serangan darat oleh pasukan rezim Assad. PBB memperingatkan pada hari Selasa bahwa 750.000 nyawa berada dalam bahaya di kota Daraa, dan 45.000 orang telah mengungsi. (DH/MTD)

Sumber : Anadolu Agency | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.