Cegah Radikalisme, Menristekdikti Minta Kampus Data Medsos Mahasiswa

138

Moslemtoday.com : Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) meminta kepada perguruan tinggi untuk mendata media sosial para mahasiswa yang ada di kampus tersebut. Pendataan itu dilakukan untuk menanggulangi radikalisme dan intoleransi.

“Dipergunakan jika ada masalah ke depan terkait radikalisme dan intoleransi. Data akun media sosial akan digunakan untuk verifikasi,” kata Menristekdikti Mohamad Nasir di kantornya Senayan Jakarta, Jumat, 26 Juli 2019.

Nantinya, data medsos yang telah didata oleh setiap kampus bisa dilakukan kerja sama dengan pihak terkait yaitu Badan Nasional Penanggulangan Terorisme atau BNPT  dan Badan Intelejen Negara (BIN).

“Media sosial sesuai aturan hukum, tapi dalam kampus saya ingin tangkal radikalisme. Kalau ikut demo, silakan. Tidak boleh dalam hal ini : “Mari kita tegakkan khilafah di Indonesia,”. Itu tidak boleh,” ucap Nasir.

Nasir mengaku tidak bermaksud membatasi aktivitas mahasiswa khususnya di media sosial.

“Kami ingin data dulu. Tidak ada kepentingan apapun. Saya tidak ingin lacak semua mahasiswa. Kalau ada kegiatan di situ, di kampus kegiatan ekstrem, lihat nomor telepon dan media sosial. Dari media sosial itu yang kita lacak, ‘Oh ternyata dia terkena jaringan Al-Qaida.’ Ini sebagai pendataan kami,” kata Nasir.

Sumber : VIVA.co.id, Detikcom

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here