China dan India Bentrok, Dua Kekuatan Nuklir Dunia Namun Hanya Adu Tinju di Perbatasan

767

Moslemtoday.com : Setidaknya 20 tentara India dilaporkan tewas saat bentrok dengan tentara China di Perbatasan Himalaya yang disengketakan. Sedangkan 40 tentara China dilaporkan tewas dalam bentrokan tersebut. Meski kedua negara adalah negara dengan kekuatan nuklir di dunia, bentrok yang terjadi di perbatasan tersebut tidak menggunakan senjata tetapi baku tinju dan tongkat kayu.

“Pertempuran sengit terjadi pada Senin malam di Lembah Galwan. Ada korban jiwa di kedua sisi,” ungkap pejabat berwenang India, seperti dilansir dari Al Jazeera, Kamis, (18/6/2020).

Pemerintah India mengatakan sejak awal Mei lalu, ribuan tentara China telah menyeberang ke sisi India di wilayah LAC (Line of Actual Control), yang merupakan perbatasan de facto sepanjang 3,488 km (2.167 mil) antara kedua negara yang meliputi wilayah Danau Pangong Tso, Lembah Galwan dan Demchok di Ladakh, dan Nathu La di Sikkim.

“Mereka membangun bunker dan membawa truk lapis baja dan artileri,” ungkap pejabat tersebut.

Sumber Foto : BBC.com

Kedua belah pihak saling menyalahkan atas bentrokan tersebut. New Delhi mengatakan Beijing telah melanggar garis batasnya. Sementara itu, China menyalahkan India karena melakukan tindakan provokasi, melintasi perbatasan dan menyerang pasukan China.

Kementerian Luar Negeri India menyebut China berusaha untuk secara sepihak mengubah status quo di Lembah Galwan, persimpangan geostrategis utama di wilayah Himalaya yang menjadi sengketa antara ke dua negara.

Ketegangan yang meningkat antara kedua negara yang bersenjata nuklir itu telah menarik perhatian internasional. PBB mendesak kedua belah pihak untuk menahan diri. Kedua belah pihak sebelumnya pernah terlibat perang singkat berdarah konflik perbatasan di wilayah tersebut pada tahun 1962. (DH/MTD)

Sumber : Al Jazeera | Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here