China Perketat Sensor terhadap Konten Pemberitaan Media

635

Moslemtoday.com : Otoritas China siap untuk menindak tegas media-media yang dinilai mempromosikan nilai-nilai yang tidak sesuai norma dan gaya hidup ala Barat. Langkah itu akan menambah ketat aturan sensor yang telah berlaku di Negeri Tirai Bambu. Demikian sebagaimana dilansir dari Reuters, Kamis, (1/9/2016).

Presiden Xi Jinping telah memulai langkah untuk melakukan sensor terhadap media-media yang tidak mencerminkan pandangan dari Partai Komunis China (PKC). Otoritas China belum lama ini menerbitkan aturan pembatasan bagi acara televisi yang terinspirasi dari Barat serta menjatuhkan hukuman yang lebih berat terhadap penyebaran rumor di sosial media.

Badan Negara urusan Media, Publikasi, Radio, Film, dan Televisi (SAPPRFT) meminta media hiburan dan berita untuk lebih banyak memberitakan ideologi Komunis serta energi positif dalam konten pemberitaan. Lelucon tidak senonoh atau kekaguman terhadap Barat tidak boleh ditampilkan dalam konten.

“Mereka harus menghindari untuk menampilkan artis, jutawan, dan selebritis internet sebagai tolok ukur gaya hidup. Mereka juga tidak boleh menganjurkan popularitas atau menampilkan konflik keluarga ke hadapan publik,” bunyi pernyataan SAPPRFT.

Legislator China juga akan melakukan tinjauan ulang terhadap rancangan undang-undang (RUU) yang di dalamnya akan mendesak para pekerja film untuk mempertahankan integritas moral pribadi. Hal itu dilakukan setelah sejumlah selebriti ditahan akibat kasus narkoba atau prostitusi.

Pemerintah China juga selama ini telah melakukan sensor ketat terhadap internet, termasuk memblokir situs asing favorit seperti Facebook dan Twitter. Otoritas China berdalih kontrol semacam itu penting karena meningkatnya ancaman keamanan dan telah dilakukan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Sumber : REUTERS

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here