Daftar 23 Obat Sirup Aman Konsumsi Beserta Merk Produsen dan Kegunaannya

148
Ilustrasi obat sirup (Dok. Element Envato)

Daftar 23 obat sirup aman konsumsi dari BPOM berdasarkan data Kemenkes 102 produk yang digunakan pasien. Badan Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM merilis daftar 23 obat sirup aman konsumsi.

Daftar 23 obat sirup aman konsumsi itu merupakan tindak lanjut dari temuan Kementerian Kesehatan terhadap 102 obat sirup yang digunakan pasien. Pasien dimaksud adalah pasien gagal ginjal akut misterius yang terjadi pada anak.

Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito menjelaskan, pihaknya telah melakukan sampling dan pengujian terhadap 102 obat tersebut. Pengujian itu dilakukan untuk melihat apakah 102 obat itu mengandung etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).

Kedua bahan ini diduga menjadi pemicu gagal ginjal akut pada ratusan anak di Indonesia. Dari 102 obat itu, ada 23 produk yang tidak mengandung keempat pempat pelarut tersebut.

“Yaitu propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol dan atau gliserin/gliserol sehingga aman digunakan,” ujar Penny dalam konferensi pers, Minggu 23 Oktober 2022.

Akan tetapi, ia menekankan bahwa penggunaan 23 obat sirup tersebut harus sesuai dengan aturan pakai.

Berikut daftar 23 obat sirup tidak menggunakan propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol dan atau gliserin/gliserol:

Sirup:

Alerfed Syrup (Guardian Pharmatama): obat flu
Cefspan syrup (Kalbe Farma): Antimikroba
Cetirizin (Novapharin): Obat alergi
Interzinc (Interbat): obat diare
Rhinos Neo Drop (Dexa Medica): obat hidung tersumbat
Zinc Syrup (Afi Farma): obat diare
Zincpro syr (Hexpharm Jaya): obat diare

Sirup Kering (Dry Drops):

Amoxan (Sanbe Farma): Antimikroba
Amoxicilin (Mersifarma TM): antimikroba
Azithromycin (Natura/Quantum Labs): antimikroba
Etamox Syrup (Errita Pharma): antimikroba
Cefacef (Caprifarmindo Labs): antimikroba
Nytex (Pharos): obat batuk
Omemox (Mutiara Mukti Farma): antimikroba
Vestein (Erdostein) (Kalbe): obat batuk
Yusimox (Ifars Pharmaceutical Laboratories): antimikroba
Zibramax (Guardian Pharmatama): antimikroba
Amoksisilin: antimikroba
Eritromisin: antimikroba

Drops:

Cazetin (Ifars Pharmaceutical Laboratories): antijamur
Devosix Drop 15 ml (Ifars Pharmaceutical Laboratories): dekongestan
Domperidon Syr (Afi Farma): obat mual

Selain 23 obat sirup tidak menggunakan propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol dan atau gliserin/gliserol, BPMO juga merilis 7 obat aman konsumsi selama digunakan sesuai aturan pakai:

Ambroxol HCI (Kimia Farma): obat batuk
Anakonidin OBH (Konimex): obat batuk dan flu
Cetirizin (Sampharindo Perdana): obat alergi
Paracetamol (Mersifarma TM): obat penurun panas
Paracetamol (Kimia Farma): obat penurun panas
Paracetamol Sirup (Afi Farma): obat penurun panas
Paracetamol Drops (Afi Farma): obat penurun panas

Itulah daftar 23 obat sirup aman konsumsi dari BPOM berdasarkan data Kemenkes 102 produk yang digunakan pasien.

Sumber : pojoksatu.id

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here