Dampak Pemutusan Hubungan dengan Qatar, Arab Saudi Cabut Izin Operasional Kantor Berita Aljazeera

2100

Moslemtoday.com : Kementerian Kebudayaan dan Informasi Arab Saudi mengumumkan telah menutup kantor berita Al Jazeera di negaranya. Hal itu menyusul pemutusan hubungan diplomatik antara Arab Saudi dengan Qatar. Selain menutup kantor, izin operasional media milik pemerintah Qatar itu juga dicabut izinnya.

“Langkah tersebut dilakukan setelah Al Jazeera disebut mempromosikan propaganda kelompok teroris, mendukung milisi Houthi di Yaman, dan mencoba untuk mematahkan barisan internal dengan Arab Saudi dan membahayakan kedaulatannya,” tulis sebuah pernyataan yang dirilis Saudi Press Agency, Senin, (5/6/2017).

Keputusan itu datang setelah pemerintah Saudi, UEA, Bahrain, Mesir dan Yaman memutus hubungan diplomatik dengan Qatar. Alasannya, mereka sepakat bahwa Qatar mendukung terorisme dan ekstremisme. Langkah serentak Arab Saudi cs ini diambil seiring tudingan negara-negara Arab bahwa Qatar mendukung agenda Iran, yang merupakan rival utama Saudi cs.

Dalam statemen yang dirilis kantor berita resmi Saudi, SPA, pemerintah Saudi menyebut Qatar telah mendukung kelompok-kelompok militan dan menyebarkan ideologi keras mereka melalui saluran media al-Jazeera milik pemerintah Qatar.

Dikutip dari Wikipedia, Al-Jazeera adalah stasiun televisi berbahasa Arab dan Inggris yang berbasis di Doha, Qatar. Al Jazeera mengklaim sebagai satu-satunya stasiun TV yang independen secara politik di Timur Tengah. Namun Al-Jazeera disebut sebagai media milik pemerintah Qatar karena Aljazerra didirikan oleh Raja Qatar pada tahun 1996. (DH/MTD)

Sumber : Saudi Press Agency

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here