Di Samping Kalender Hijriyah, Arab Saudi Mulai Penggunaan Kalender Masehi

1796

Moslemtoday.com : Arab Saudi memulai penggunaan kalender masehi di Departemen Pemerintahan. Keputusan itu diambil sebagai bagian dari program penyelamatan ekonomi pasca semakin anjloknya harga minyak dunia yang telah berlangsung cukup lama.

Dilansir dari Al-Arabiya, Keputusan penggunaan kalender masehi itu merupakan satu dari lima rangkaian paket kebijakan ekonomi Arab Saudi untuk memangkas biaya demi penghematan.

Perubahan ini adalah bagian dari sejumlah keputusan pemerintah yang bertalian dengan upaya penghematan keuangan. Pada pekan lalu pemerintah melakukan rapat kabinet yang dipimpin oleh Raja Salman bin Abdulaziz.

Dalam rapat itu, kabinet memutuskan untuk menghemat sejumlah pengeluaran di sektor pelayanan publik. Termasuk di dalamnya, memotong gaji menteri sebesar 20 persen dan 15 persen gaji Dewan Syuro.

Pemerintah menambahkan, pemberian bonus, tunjangan, atau pembatalan, pengubahan, dan penangguhan fasilitas keuangan, kepada pegawai negeri, akan disesuaikan dengan kategorisasi mereka. Cuti tahunan bagi para menteri juga dikurangi, dari 42 hari menjadi 36 hari.

Pemberlakuan kalender Masehi itu dimulai sejak hari Sabtu, 1 Oktober 2016. Penggunaan kalender masehi tersebut terbatas pada Departemen Pemerintahan dan Swasta. Sedangkan di bidang pendidikan, keagamaan dan tanggal harian, Arab Saudi tetap memberlakukan penggunaan kalender Hijriyah.

Sumber : GulfnewsWeblink : http://m.gulfnews.com/news/gulf/saudi-arabia/public-sector-loses-11-days-of-salary-after-calendar-switch-in-saudi-arabia-1.1903333

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here