Diancam Sanksi AS, Turki Tunda Aktifkan Sistem Rudal S-400 Rusia

224
Presiden Donald Trump dan Presiden Erdogan. Sumber Foto : Reuters.com

Moslemtoday.com : Turki menunda pengaktifan Sistem Rudal S-400 yang sudah dibeli dari Rusia karena adanya ancaman sanksi dari Amerika Serikat. AS dengan keras menolak pembelian sistem pertahanan rudal Rusia oleh Turki karena bertentangan dengan perjanjian NATO.

“Kami terus menekankan pada tingkat tertinggi bahwa transaksi S-400 adalah subjek dari pembahasan sanksi CAATSA yang sedang berlangsung dan itu tetap menjadi hambatan utama dalam hubungan bilateral dan di NATO,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Morgan Ortagus, seperti dilansir dari Reuters, Selasa, (21/4/2020).

“Kami yakin bahwa Presiden Erdogan dan pejabat seniornya memahami posisi kami,” ungkap Ortagus.

Ortagus menambahkan bahwa Amerika Serikat mendengar laporan bahwa Turki terus berupaya untuk mengaktifkan S-400 tersebut. “Kami sangat prihatin dengan laporan bahwa Ankara terus melanjutkan upayanya untuk membuat senjata itu beroperasi,” tambah Ortagus.

Turki telah melakukan pembelian pertama S-400 pada Juli tahun lalu, yang telah mendorong Washington menangguhkannya dari program bersama Jet Tempur F-35, menghentikan pesanan 100 jet terbaru untuk Turki dan merancang sanksi AS di bawah perjanjian Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA), yang dibuat untuk melarang anggota NATO mengadakan perjanjian senjata dengan Rusia.

Sementara itu, seorang pejabat senior Turki mengatakan bahwa Ankara menunda pengaktifan S-400 Rusia karena Turki sedang memusatkan upaya untuk memerangi pandemi Covid-19. (DH/MTD)

Sumber : Reuters, Ahval | Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here