Diduga Menipu, Ustaz Yusuf Mansur Dilaporkan ke Polda Jatim

3511

Moslemtoday.com : Ustaz Yusuf Mansur dilaporkan oleh warga Surabaya ke Polda Jawa Timur. Ustaz Yusuf Mansur diduga melakukan penipuan dan penggelapan pada investasi Condotel Moya Vidi. Sudarso Arief Bakuma, yang menjadi kuasa hukum para korban, mengatakan banyak investor dari berbagai daerah yang merasa dirugikan dalam kasus investasi kondotel yang digagas Ustaz Yusuf Mansur itu.

“Di antaranya baru ada empat korban dari Surabaya dan menguasakan kepada kami untuk membawa kasus ini ke kepolisian,” kata Sudarso kepada wartawan setelah melaporkan ke SPKT Polda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Kamis (15/6/2017). Ia menerangkan Ustaz Yusuf Mansur membuat program investasi kondotel yang ada di Yogyakarta. Juga beragam macam investasi yang ditawarkan kepada jemaahnya atau investor.

Rata-rata yang menjadi korban di Surabaya memiliki tiga sertifikat. Setiap sertifikat memiliki nilai Rp 2,75 juta. “Tapi sampai sekarang investasi yang ditawarkannya itu tidak jelas,” tuturnya. Karena tidak ada kejelasan tentang investasi tersebut, yang berjalan mulai 2012, korban dari Surabaya melaporkan kasus itu ke Polda Jatim. Laporan tersebut sesuai dengan tanda bukti lapor nomor LP/742/VI/2017/UM/SPKT Polda Jatim, Kamis 15 Juni 2017, tentang dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan.

Sudarso mengaku tahu beberapa investasi yang ditawarkan Yusuf Mansur, seperti investasi usaha patungan, patungan aset, hingga investasi travel haji dan umrah. Bahkan pada 2013, Otoritas Jasa Keuangan sempat menghentikan investasi aset yang digalang Yusuf Mansur. “Banyak investasi yang digalang Ustaz Yusuf Mansur. Dari berbagai macam investasi ini, anggotanya bisa mencapai sekitar dua ribu orang,” terangnya.

Selain menjadi kuasa korban empat orang asal Surabaya, Sudarso mengaku siap menjadi kuasa korban lainnya. “Jika ada yang ingin mendapatkan uangnya kembali, kami akan memfasilitasinya,” tandasnya.

Menanggapi laporan tersebut, Melalui akunnya pada Instagram, @yusufmansurnew, Ustadz Yusuf Mansur menyampaikan klarifikasi. “Saya malah berterima kasih kepada Pelapor. Bener2 berterima kasih. Terima kasih Pak Darso dkk,” tulis Yusuf melalui akunnya.

“buat kwn2 media…
urat rizki itu, aneh….
bila ada tamu agung, tamu mulia, tamu hebat, mau dtg ke rumah… maka tuan rumah seyogyanya bersih2. nyapu2. ngepel2. bahkan ngecat ulang. menata sana menata sini. untuk menyambut datangnya tamu tsb.

ada kalanya, seseorang ga bisa bersih2 sendiri. maka turunlah bantuan dari yang lain, u/ bersih2. .
keren.

Allah, sebagai Yang Punya Rizki, mau datangin banyak rizki ke saya, Yusuf Mansur, yang terlahir dg nama hebat dg Izin Allah, pemberian orang tua: Jam’an Nurchotib Mansur. Dan Allah Maha Tahu, saya ga sanggup bersih2. Ga sanggup ngepel diri sendiri, ga sanggup nyapu diri sendiri. Maka Allah Turunkan Bantuan. Allah Pilih Hamba2Nya menjadi alat untuk membersihkan saya. Menyapu dan mengepel saya. .

Mengotori muka saya kah?

Hehehehe. Engga banget. Beda konsep. Beda cara pandang.
Saya malah berterima kasih kepada Pelapor. Bener2 berterima kasih. Terima kasih Pak Darso dkk.
Dan selama Allah Lihat, saya belom bersih… Akan terus dibersihkan. Dan ini, melegakan. Menggembirakan.

Setelah bersih, tamu itu pun akan datang dan didatangkan Allah.

Siapa tamunya? Di antaranya segenap penduduk bumi, yang akan menggunakan Paytren. Siapa lagi? Valuasi 20T, dg manggung di IPO Internasional? Siapa lagi? Sertfiikasi Izin DSN MUI, Izin LKD dan EMoney dari OJK/BI, Izin MIS (Manajer Investasi Syariah) dari OJK/BI, Izin MoneyChanger, Payment Gateway… Dan mungkin akan ada banyak tamu yang lain yang akan dibawa serta sekalian. Misalnya, tamu S3 dan gelar profesor… Hehehe. Kan saya baru di ujung S2… Dan lain sebagainya.

Jadi, laa tahzan, walaa takhof. Innallaaha ma’anaa. Lagian, dilaporkan ke polisi itu, cakep banget. Yang repot, kalo dilaporin ke mertua, hehehe. Ke polisi mah malah keren. Saya cuma titip pesen, agar perkara ini dituntaskan sebaik2nya. Agar jangan gaduh lagi. Dan saya bisa bersaudara sama seluruh pelapor, yakni Pak Darso cs. Bila saya ada salahnya, polisi akan menuntun saya u/ menyelesaikannya. Kecuali, mereka emang ga pengen selesai, ya mungkin akan lain perkaranya. Artinya, ada tujuan lain. Bukan penyelesaian perkara.

Inilah urat rizki yang aneh. Dan saya melihat ini semua.”

Bagian kedua:

Harap tenang. ini semua ujian…

Kalimat yg sempet menghebohkan jagad WA group dan dunia maya, jad terasa pas. .

Bila ada kwn saudara diomongin, maka itu jadi ujian buat kita. Bisa jadi kita akan ikut berdosa. Atau keluar sbg pemenang, sbb yg trucap adalah doa, baik sangka, dan upaya mendamaikan.

Tidak sedikit yg gagal dlm ujian ini. Sbb ikut menjelekkan sesuatu yg blm tentu. Lah akhirnya jadi ikuy berdosa.

Mksh kwn2 semua ya.

Sumber : Detikcom | Instagram Ustadz Yusuf Mansur

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here