Dijerat Pasal 156 A, Semestinya Ahok Dituntut 5 Tahun Penjara

1897

Moslemtoday.com : Persidangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait kasus penistaan agama kembali digelar hari ini, Kamis, 20 April 2017. Sidang yang dilangsungkan di auditorium Kementrian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan itu dibuka pukul 09.00 WIB dengan agenda pembacaan tuntutan.

Jaksa secara bergantian membacakan surat tuntutan untuk Ahok. Pembacaan tuntutan diawali oleh Jaksa Ali Mukartono, berdasarkan alat bukti dan tidak ada keberpihakan. “Kami dalam menyampaikan surat tuntutan ini berdasarkan pada dakwaan dan juga fakta-fakta dari persidangan,” kata Ali.

“Perbuatan saudara secara sah dan meyakinkan telah memenuhi unsur 156 KUHP, oleh karena itu terdakwa harus dijatuhi pidana 1 tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun, Menetapkan saudara Basuki Tjahaja Purnama dibebani biaya perkara Rp 10.000,” kata JPU Ali Mukartono di hadapan majelis hakim, Kamis siang.

Dikatakan, hal-hal yang menjadi pertimbangan JPU dalam mengajukan pidana, pertama hal yang memberatkan, karena perbuatan terdakwa menimbulkan keresahan masyarakat.

“Perbuatan terdakwa dapat membuat kesalahpahaman antargolongan rakyat Indonesia,” ungkapnya.

Sementara yang meringankan, lanjutnya, terdakwa telah mengikuti proses hukum perkara ini dengan baik. Terdakwa juga bersikap sopan di persidangan. Sementara itu, pembacaan pledoi pembelaan selanjutnya akan dilakukan pada Selasa, 25 April depan.

Inilah isi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) :
Pasal 156
Barang siapa di rnuka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beherapa golongan rakyat Indonesia, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Perkataan golongan dalam pasal ini dan pasal berikutnya berarti tiap-tiap bagian dari rakyat Indonesia yang berbeda dengan suatu atau beberapa hagian lainnya karena ras, negeri asal, agama, tempat, asal, keturunan, kebangsaan atau kedudukan menurut hukum tata negara.
Pasal 156a
Dipidana dengan pidana penjara selama-lumanya lima tahun barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan:
a. yang pada pokoknya bcrsifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia;
b. dengan maksud agar supaya orang tidak menganut agama apa pun juga, yang bersendikan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Redaksi

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here