Dolar AS Dominasi Transaksi Mata Uang di Bali Sebesar 49 Persen

135
Dolar AS. Sumber Foto : Pikiran-rakyat.com

Moslemtoday.com : Bank Indonesia (BI) menyebut transaksi mata uang asing paling banyak berasal dari dolar Singapura. Jumlahnya mencapai 44 persen atau setara Rp18,4 triliun dari total transaksi mata uang asing Rp41,83 triliun per Juni 2020.

Kemudian disusul oleh dolar AS sebesar 32 persen atau Rp13,38 triliun, yuan China 8 persen, setara Rp3,34 triliun, ringgit Malaysia 4 persen, atau Rp1,67 triliun, dan euro Eropa Serta dolar Australia masing-masing 3 persen, atau Rp1,25 triliun.

Dolar AS mendominasi transaksi mata uang di Bali sebesar 49 persen. Diikuti oleh dolar Australia 20 persen dan euro Eropa 14 persen.

Sementara itu, dolar Singapura mendominasi transaksi mata uang asing di Riau, yakni 74 persen. Diikuti oleh yuan China sebesar 18 persen dan ringgit Malaysia 5 persen.

“Kalau Riau pasti dolar Singapura, karena dekat jaraknya. Jadi, mata uang yang banyak diperjualbelikan di Riau itu dolar Singapura sebesar 74 persen,” ungkap Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Onny Widjanarko, seperti dilansir dari CNN Indonesia.

Onny Widjanarko menambahkan transaksi pada sistem pembayaran dan kegiatan layanan mata uang asing sempat jatuh akibat pandemi. Namun, mulai bangkit pada Juni 2020.

Sumber : CNN Indonesia

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here