Dubes Saudi : “Dunia Arab satu suara menentang keputusan Trump terkait Al-Quds (Jerusalem)”

888

Moslemtoday.com : Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Sheikh Usamah bin Muhammad Abdullah al Shuabi mengadakan pertemuan dengan para awak media di Saudi Residence, Jl Teuku Umar 36 Menteng Jakarta, Rabu malam (20/12/17).

Turut hadir dalam pertemuan itu Duta Besar negara-negara Arab untuk Indonesia, yakni :
Dubes Palestina, Dubes Mesir, Dubes Yaman, Dubes Libya, Dubes Yordania, dan Dubes Iraq.

Sheikh Usamah al Shuabi dalam keterangannya menegaskan bahwa Dunia Arab mendukung penuh Palestina dan menentang keputusan Trump atas status kota Jerusalem. “Dunia Arab sepakat satu pendapat dalam masalah ini. umat Islam harus bersatu mendukung Palestina melawan Zionis Israel dan As. Kami mengapresiasi Pemerintah dan rakyat Indonesia atas doa dan dukungan penuhnya kepada kemerdekaan Palestina.”

Dalam kesempatan tersbut, Syaikh Usamah al Shuabi turut mengklarifikasi isu yang berkembang bahwa Arab Saudi akan menggantikan AS sebagai mediator dalam konflik Palestina. “Itu tidak benar dan itu tidak mungkin ada, karena Arab Saudi dalam hal ini berada di pihak membela Palestina dan Arab Saudi tidak memiliki hubungan dengan Isreal baik politik maupun lainnya, maka tak mungkin Arab Saudi menjadi penengah dalam konflik ini.”

“Seluruh Raja Saudi dari sejak dahulu telah menetapkan Al Quds (Jerussalem) sebagai ibukota Palestina. Arab Saudi mempunyai sikap menentang keputusan AS, bahwa keputusan tersebut tidak adil, mengambil yang bukan haknya, dan memberikan kepada yang tak berhak menerimanya,” tambah Syaikh Usamah.

Dubes Palestina dalam sambutannya memuji sikap Indonesia dan pemerintah presiden Jokowi. “Sikap Indonesia sangat baik berupa penolakan keras disertai kunjungan diplomasi baik dari Menlu maupun sikap tegas Presiden Jokowi. Indonesia adalah sahabat dan saudara dekat rakyat Palestina.”

Dubes Palestina menambahkan bahwa AS telah melakukan 42 kali veto dalam resolusi PBB melawan Zionis dan dalam rangka membela Palestina. Sikap Amerika bertentangan dengan norma dan aturan yang berlaku. Dubes Palestina menegaskan bahwa Palestina menolak semua upaya perluasan pemukiman Yahudi di tanah Palestina dan tak akan ada pembicaraan dalam hal ini.

Dubes Mesir dalam sambutannya juga mengatakan bahwa Al Quds (Jerusalem) bukan hanya permasalahan Palestina atau Negeri Arab saja tetapi merupakan permasalahan dunia Islam. “Permasalahan utama adalah penjajahan Israel yang harus dilenyapkan dari bumi Palestina. Sikap kepada veto AS di Dewan PBB, bahwa bukan haknya untuk campur dalam pertikaian ini karena AS tak punya suara karena ia adalah obyek dari diskusi ini.”

Dubes Libya mengatakan bahwa sikap politik selama ini tidak memberi pengaruh yang cukup dalam konflik Palestina. Keputusan Trump adalah kebodohan. Dubes Libya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah dan rakyat Indonesia atas dukungan kepada Palestina. (EKO/DH)

Sumber : Media Center ARTVISI

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here