Duta Besar Saudi untuk Turki : Arab Saudi Telah Membantu Rohingya Sejak 70 Tahun Terakhir

1864

Moslemtoday.com : Duta Besar Saudi untuk Turki, Sheikh Waleed Al-Khereiji mengatakan bahwa Arab Saudi telah berdiri untuk membantu Muslim Rohingya selama 70 tahun terakhir di tingkat internasional dan telah memberikan bantuan kemanusiaan dan kewarganegaraan kepada para pengungsi Rohingya yang memasuki Arab Saudi.

Sheikh Waleed mengatakan bahwa pemerintahan Raja Salman telah memberi banyak perhatian pada perlindungan hak asasi manusia, baik di tingkat internasional maupun regional terhadap Muslim Rohingya.

Sheikh Waleed mengatakan: “Kerajaan telah berupaya semaksimal mungkin untuk membantu umat Islam Myanmar dalam tragedi kemanusiaan ini. Arab Saudi bekerja dengan tindakan, dan bukan hanya kata-kata. Tidak ada negara yang bisa mengklaim bahwa mereka telah melakukan lebih banyak usaha untuk orang Rohingya melainkan Arab Saudi selama 70 tahun terakhir ini, karena sejarah telah menjadi saksi bahwa Arab Saudi adalah negara pertama yang mendukung nasib mereka di tingkat internasional dan di dalam Dewan Hak Asasi Manusia PBB,” seperti dilansir dari Arabnews, Senin, (11/9/2017).

Kerajaan juga telah mengecam pemerintah Myanmar karena telah menyangkal kewarganegaraan orang Rohingya sejak 1982. Myanmar menuduh mereka sebagai imigran ilegal, sehingga orang Rohingya telah dibatasi dari kebebasan bergerak dan hak asasi manusianya di Rakhine, termasuk pekerjaan, layanan kesehatan dan kewarganegaraan.

Arab Saudi juga telah memberikan sumbangan sebesar $ 50 juta untuk Muslim Rohingya, melalui program rehabilitasi dan edukasi kesehatan, dan telah menerima pengungsi para pengungsi dari Rohingya sejak tahun 1948. Saat ini, ada 300.000 warga Rohingya yang hidup penuh kedamaian di Arab Saudi.

Sheikh Waleed menambahkan bahwa  Kerajaan telah mengeluarkan banyak pernyataan yang mengutuk kekerasan terhadap orang-orang Rohingya, termasuk pemerkosaan, pembunuhan, pengusiran paksa, penganiayaan dan kampanye pembersihan etnis. Kerajaan juga telah menghubungi sekretaris jenderal PBB dan krisis Rohingya telah menjadi isu internasional dan oleh karena itu, Myanmar menghadapi kecaman internasional atas krisis Rohingya. (DH/MTD)

Sumber : Arabnews

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here