Eisenkot ‘sedih’ Tentara Israel yang ditangkap di Gaza tidak bisa dibawa pulang

248

Moslemtoday.com : Kepala Staf Israel yang akan meninggalkan jabatannya, Gadi Eisenkot, mengatakan kemarin bahwa dia merasa “sedih” dia tidak bisa membawa tentara Israel yang ditangkap di Gaza kembali ke rumah selama masa jabatannya.

Sambil menyerahkan tanggung jawabnya kepada Kepala Staf baru Aviv Kochavi, Eisenkot mengatakan bahwa “selama jabatan saya, saya melihatnya melakukan banyak tugas dan melakukan segala upaya untuk mengembalikan tentara saya ke rumah dengan selamat,” Safa melaporkan, seperti dilansir dari Middle East Monitor, Rabu, (16/1/2019).

Karena itu, ia menyarankan penggantinya untuk melanjutkan tujuan ini: “Saya melihat tentara yang saya tinggalkan dan melihat bahwa itu adalah militer yang kuat dan siap tumbuh lebih kuat dalam kebijaksanaan dan tekad.”

Perlawanan Palestina di Jalur Gaza yang dikepung oleh Israel, berhasil menangkap dua tentara Israel. Penyerangan itu pun terjadi selama 51 hari di Gaza pada tahun 2014. Meskipun perlawanan Palestina maupun Israel tidak memberikan rincian tentang bagaimana mereka ditangkap, tetapi Israel mengklaim mereka terbunuh.

Pada Januari 2018, mantan Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengatakan bahwa dia tidak mengetahui apakah tentara Israel di Gaza mati atau hidup.

Berita tentang mediasi telah dilaporkan beberapa kali, tetapi belum ada kesepakatan yang dicapai. Hamas – yang memerintah Jalur Gaza – ingin para anggotanya dibebaskan dari penjara Israel dengan imbalan pembebasan tentara Israel.

Sumber : Middle East Monitor | Redaktur : Aris Abadi
Copyright © 1439 Hjr. (2019) – Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here