Erdogan: Warga Eropa Tidak Akan Hidup Aman Selama Bersikukuh dengan Sikapnya

1838
Erdogan slams US Congress over JASTA law

Moslemtoday.com : Presiden Recep Tayyip Erdogan hari Rabu mengatakan bahwa warga Eropa tidak akan dapat hidup dengan aman selama tetap bersikukuh dengan sikapnya terhadap Turki, demikian pernyataan terbaru dari serangkaian kampanye oleh para politikus Turki di Eropa.

Turki terlibat perselisihan dengan Jerman dan Belanda terkait kampanye yang dilakukan oleh para pejabat Turki yang berusaha untuk mendapatkan dukungan terkait referendum tanggal 16 April yang dapat memperkuat kekuasaan Erdogan.

Ankara menyebut sekutu-sekutu Eropanya menggunakan “metode-metode Nazi” dengan melarang menteri-menteri Turki untuk berbicara di depan rapat akbar di Eropa terkait masalah keamanan. Komentar-komentar tersebut telah membuat hubungannya dengan Uni Eropa memburuk sementara Turki masih berkeinginan untuk bergabung dengan Uni Eropa. Demikian sebagaimana dilansir dari VOAIndonesia, Kamis,  (23/3/2017).

‘Eropa akan hancur’

“Turki bukan negara yang dapat diperlakukan dengan semena-mena, bukan negara dengan warga yang dapat anda seret-seret,” ujar Erdogan dalam sebuah acara untuk para wartawan Tuki di Ankara, dalam sebuah komentar yang disiarkan langsung di televisi nasional.

“Apabila Eropa bersikukuh untuk bersikap demikian, tak seorangpun warga Eropa di bagian dunia manapun yang dapat berjalan dengan aman di jalan-jalan. Eropa akan hancur oleh sikap yang demikian. Kami, sebagaimana Turki, menyerukan kepada Eropa untuk menghormati HAM dan demokrasi,” ujar Erdogan.  (DH/MTD)

Sumber : VOAIndonesia

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here