Erdogan : Zona aman di Suriah harus dikontrol oleh Turki

72

Moslemtoday.com : Zona aman di perbatasan Turki – Suriah harus berada di bawah kendali Turki, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Sabtu. 

Dalam wawancara yang disiarkan televisi, Erdogan mengatakan Turki adalah negara pertama yang terkena dampak baku tembak. “Saya akan mengambil tindakan pencegahan saya di negara yang berlawanan,” tambahnya.

Presiden Turki berkata, ketenangan dan lingkungan yang stabil dibangun di provinsi Afrin, Jarabulus, dan al-Bab Suriah harus dipertahankan di wilayah perbatasan.

“Penting bagi kita bahwa keputusan AS untuk menarik diri dari Suriah tidak mengarah pada perkembangan yang bertentangan dengan kepentingan negara kita dan kesatuan politik Suriah dan integritas wilayah,” kata Erdogan, menambahkan bahwa kekosongan setelah penarikan itu akan digantikan oleh kelompok-kelompok teroris maka hal ini tidak dapat diterima.

Erdogan mengatakan Perjanjian Adana – ditandatangani antara Ankara dan Damaskus pada tahun 1998 – memungkinkan pasukan Turki untuk melakukan operasi di dalam wilayah Suriah di dekat perbatasan Turki.

Kemunculan konflik di Suriah menghancurkan negara itu yang dimulai pada awal 2011 ketika rezim Bashar al-Assad menindak demonstran dengan keganasan yang tak terduga.

Desember lalu, Trump membuat pengumuman mengejutkan bahwa AS akan menarik semua tentaranya dari Suriah dan mengatakan ISIS telah dikalahkan di negara itu. 

Presiden Turki mengatakan dia dapat mengunjungi AS, atau Presiden Donald Trump dapat berkunjung ke Turki setelah pemilihan lokal 31 Maret.

Erdogan menambahkan bahwa ia memiliki “hubungan positif” dengan mitra AS Trump.

“AS sudah lama tidak menugaskan seorang duta besar untuk Ankara,” kata Erdogan. “Sekarang, mereka menetapkan nama yang mereka anggap penting sebagai duta besar untuk Turki.”

Berbicara tentang kunjungan Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar ke Washington, Erdogan mengatakan Suriah dan bilateral hubungan antara kedua negara adalah fokus dari pertemuan tersebut.

Presiden Erdogan juga mengatakan keputusan Parlemen Eropa untuk menunda perundingan aksesi dengan Turki tidak memiliki “nilai” bagi Ankara. 

Sumber : Anadolu Angency | Redaktur : Fairuz Syaugi
Copyright © 1440 Hjr. (2019) – Moslemtoday.com

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here