Eropa pada AS : Kami Tidak Akan Mendukung Penerapan Sanksi Baru Terhadap Iran

129

Moslemtoday.com : Inggris, Prancis dan Jerman mengatakan bahwa mereka tidak akan mendukung upaya AS yang secara sepihak memicu diberlakukannya kembali sanksi PBB terhadap Iran. Eropa menginginkan ada pembicaraan dengan Teheran tentang pelanggaran perjanjian nuklir 2015.

Berdasarkan Perjanjian JCPOA 2015, Iran sepakat untuk membatasi program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi dan embargo senjata PBB yang akan berakhir pada bulan Oktober 2020. Namun AS secara sepihak keluar dari Perjanjian itu pada tahun 2018, karena AS menganggap Iran terus melanggar kesepakatan tersebut.

AS kemudian meminta DK PBB untuk memperpanjang sanksi terhadap Iran. AS mengancam jika DK PBB tidak memperpanjang sanksi, maka AS akan menerapkan kembali semua sanksi PBB terhadap Iran secara sepihak.

“Kami sangat yakin bahwa setiap upaya sepihak untuk memicu penerapan kembali semua sanksi PBB akan memiliki konsekuensi merugikan yang serius di Dewan Keamanan PBB. Kami tidak akan mendukung keputusan seperti itu yang akan membatalkan kesepakatan JCPOA,” kata Menteri luar negeri dari tiga negara Eropa (E3) dalam pernyataan bersama, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu, (20/6/2020).

Eropa menilai jika Kesepakatan JCPOA batal, Iran akan leluasa mengembangkan program nuklirnya yang akan memiliki implikasi besar bagi keamanan dan stabilitas regional. “Kami percaya bahwa keputusan seperti itu akan memiliki implikasi besar bagi keamanan dan stabilitas regional,” tambah E3.

“Kami tetap berkomitmen pada JCPOA dan untuk melestarikannya. Kami mendesak Iran untuk menghentikan segala bentuk pelanggarannya dan kembali pada kesepakatan JCPOA tanpa penundaan,” ujar E3. (DH/MTD)

Sumber : Reuters | Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here