Filipina Minta Maaf Kepada Kuwait Atas Pelanggaran Kedaulatan Negara

1381

Moslemtoday.com : Filipina pada Selasa kemarin secara resmi meminta maaf kepada Kuwait atas tindakan yang dianggap sebagai pelanggaran kedaulatan negara Kuwait. Filipina dilaporkan mengambil langkah sepihak dengan menampung ratusan tenaga kerja Filipina di Kedutaannya di Kuwait karena adanya dugaan kasus penganiayaan terhadap tenaga kerja Filipina.

Kuwait telah memprotes langkah sepihak tersebut dan memanggil duta besar Filipina untuk menuntut penjelasan dan menginterogasi dua staf kedutaan yang terlibat dalam insiden tersebut.

Menteri Luar Negeri Filipina, Alan Peter Cayetano mengatakan Kuwait telah menerima penjelasan dari Filipina setelah duta besar Kuwait bertemu dengan Presiden Duterte di kota Davao selatan, Filipina.

“Kami telah mengirim permintaan maaf secara resmi kepada Kuwait atas insiden ini yang dianggap oleh Kuwait sebagai pelanggaran kedaulatan mereka. Kami menghormati kedaulatan dan hukum Kuwait, tetapi keselamatan pekerja Filipina juga sangat penting,” ungkap Cayetano, seperti dilansir dari Al Arabiya, Rabu, (25/4/18).

Cayetano mengatakan bahwa saat ini ada 65 persen pembantu rumah tangga dari 260.000 tenaga kerja Filipina di Kuwait. Sekitar 600 pekerja ditampung di Kedutaannya di Kuwait karena khawatir akan kondisi kerja yang berat, upah dan pelecehan.

Cayetano menambahkan bahwa permintaan maaf tersebut telah diterima oleh pihak berwenang Kuwait untuk menghindari terulangnya insiden serupa. Kedua negara sepakat untuk berkoordinasi bersama untuk menjamin keselamatan dan perlindungan terhadap tenaga kerja Filipina dan majikannya. (DH/MTD)

Sumber : Al Arabiya | Redaktur : Hermanto Deli
Copyright © 1439 Hjr. (2018) – Moslemtoday.com 

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here