Gempa Berkekuatan 7,3 SR Guncang Perbatasan Irak-Iran

1003

Moslemtoday.com : Gempa berkekuatan 7,3 SR mengguncang wilayah perbatasan antara Irak dan Iran. Puluhan warga dilaporkan tewas dan ratusan lainnya luka-luka.

Analisis Geologi AS (USGS) mengatakan gempa dahsyat pada hari Minggu melanda dekat Halabjah, sebelah tenggara Sulaymaniyah, sebuah kota di wilayah Kurdi semi-otonom di Irak utara. Guncangan dirasakan hingga ke Qatar, pukul 9:18 waktu setempat (18:18) GMT. Episenternya berada pada kedalaman 33,9 km, seperti dilansir dari Al Jazeera, Senin, (13/11/2017).

Kantor berita Iran ISNA mengatakan setidaknya 61 orang tewas dan 300 lainnya cedera di provinsi Kermanshah di perbatasan Irak. Sebagian besar korban diyakini berada di kota Sarpol-e Zahab. Media Iran mengatakan tim penyelamat telah ditempatkan di daerah tersebut di tengah kekhawatiran jumlah korban tewas akan meningkat.

Iran adalah salah satu negara yang paling aktif secara seismik di dunia karena dilewati oleh beberapa garis patahan utama. Pada tahun 2003, sebuah gempa berskala 6,6 meratakan kota bersejarah Bam di tenggara Iran dan menewaskan sekitar 26.000 orang.

Goncangan kuat

Di sisi lain perbatasan, pejabat Sulaymaniyah mengumumkan keadaan darurat pada dini hari Senin untuk menilai akibat gempa tersebut, menurut media Kurdi setempat.

Imran Khan dari Al Jazeera, yang melaporkan dari ibukota Irak, Baghdad, mengatakan bahwa terjadi kemacetan di kota saat bangunan mulai bergoyang.

“Baghdad tidak rentan terhadap gempa bumi sehingga ketika orang mulai keluar, guncangan itu terlihat jelas,” katanya. “Selama beberapa detik pertama, saya benar-benar mengira sebuah ledakan telah terjadi, tapi saat terus berlanjut – sampai satu menit – saya menyadari itu adalah gempa bumi,” tambahnya.

Gambar dan cuplikan yang dipublikasikan di media sosial menunjukkan orang mencari keselamatan di jalanan Sulaymaniyah sementara bangunan gedung bergetar kuat. (DH/MTD)

Sumber : Al Jazeera

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here