Hamdan Zoelva: Sangat Mengkhawatirkan Jika Hukum Digunakan untuk Kepentingan Kekuasaan

315
https://pohuwato.beritabaru.co/wp-content/uploads/sites/10/2020/12/hamdan_zoelva.jpg

Moslemtoday.com : Mantan Ketua MK Hamdan Zoelva mengomentari kondisi hukum di Indonesia akhir-akhir ini. Hamdan menilai Indonesia yang merupakan negara hukum saat ini semakin menunjukkan negara rule by law, bukan rule of law.

“Sangat khawatir negara hukum yang semakin menunjukkan rule by law bukan rule of law. Rule by law, hukum digunakan untuk kepentingan kekuasaan. Rule of law, hukum digunakan untuk keadilan, hormati HAM dan perlakuan sama di depan hukum,” ungkap Hamdan Zoelva di akun Twitternya, Ahad, (13/12/2020).

“Negara hukum yang semakin jauh dari rule of law. Atas nama hukum dengan mudah nyawa manusia dihabisi. Atas nama hukum siapa pun yang berbeda harus ditangkap. Atas nama hukum keadilan dan perlakuan sama diabaikan. Na’udzubillah,” tambah Hamdan Zoelva yang saat ini merupakan Ketua Umum Sarekat Islam Indonesia.

Hamdan Zoelva menjelaskan bahwa watak negara hukum rule by law telah digunakan oleh penjajah kolonial Belanda pada masa lalu melalui KUHP (wetboek van strafrecht) yang ditegakkan secara ketat kepada kaum pribumi dan pejuang dan tidak untuk warga Belanda.

“Pasal-pasal KUHP sekarang masih peninggalan Belanda itu,” ujar Hamdan.

“Mari kita tegakan hukum itu dengan wajah kemanusiaan yang sejati, hukum yang ramah, tidak seram, hukum yang adil, tidak memihak, hukum yang menyenangkan bagi semuanya, sesuai falsafah Pancasila yang kita pegang teguh bersama,” tulis Hamdan Zoelva.

“Kita menaruh kepercayaan besar kepada semua penegakkan hukum kita untuk menegakkan rule of law itu, tidak rule by law,” tutup Hamdan.

Sumber : @hamdanzoelva | Redaktur : Hermanto Deli

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here